Met Gala menjadi ajang fashion paling bergengsi di dunia. Selain red carpet, acara ini juga dimeriahkan dengan jamuan makan malam formal. Intip menu jamuannya!
Met Gala selalu menjadi momen paling ditunggu-tunggu para pecinta mode dunia. Publik selalu dibuat penasaran dengan penampilan para selebriti dunia yang mengenakan busana sesuai tema.
Tahun ini Met Gala berlangsung pada Senin malam, 4 Mei 2026 dengan lokasi sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu di The Metropolitan Museum of Art (The Met), kota New York. Tema busana tahun ini adalah Costume Art dengan sejumlah figur ternama ditunjuk sebagai ketua bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para selebriti dan tamu undangan biasanya tiba dan berjalan menaiki tangga ikonik museum. Setelah melewati red carpet, tamu masuk ke lobi museum dan kemudian bisa menikmati cocktail hour sambil meninjau pameran mode terbaru sebelum dibuka untuk umum.
Setelah itu para tamu memasuki agenda utama yaitu jamuan makan malam formal. Tamu duduk di meja-meja yang sudah diatur oleh ketua acara, Anna Wintour.
Di Met Gala 2026, makan malam merupakan bentuk seni tersendiri. Perancang acara Raul Avila terinspirasi oleh desain taman Italia klasik yang berakar pada era Reinassance, dengan menggabungkan elemen-elemen taman ke dalam pengaturan meja, hiasan tengah meja, dan kursi untuk makan malam di Temple of Dendur, lapor vogue.com (4/5).
Meja para tamu sudah dilengkapi buah-buahan asli, seperti delima, pir, black wine grapes, kumquat, dan bunga-bungan taman menjadi hiasan di tengah meja.
Meja para tamu terusun rapi dengan tema taman ala di Italia. Foto: vogue.com / Poupay Jutharat |
Segala aspek sangat diperhatikan dalam perhelatan ini. Meja para tamu juga dihiasi dengan taplak dibuat khusus dengan pola garis-garis hijau dan putih gading. Avila juga merancang kursinya seperti kursi taman.
Soal makanan, Olivier Cheng Catering dipercayakan untuk menyajikan sejumlah menu spesial kepada para tamu. Mereka terinspirasi konsep taman Italia klasik, menyoroti bahan-bahan musiman di musim semi yang diolah dan disajikan ke dalam piring.
Cheng dan timnya melihat menu sebagai bagian yang berkaitan dengan teman dekorasi dan pameran itu sendiri. Di bab pertama ada hidangan pembuka yang disesuaikan dengan konsep taman. Hidangan utama disamakan dengan konsep patung dan hidangan penutup dengan konsep siluet.
"Ketiga bab ini benar-benar membawa Anda pada perjalanan kuliner yang mencerminkan semangat pameran ini," ujar Cheng.
Jamuan makan malam dimulai dengan hidangan pembuka berupa buratta dengan salad tomat hijau yang dilengkapi bunga elderflower, pinus, dan gooseberry. Salad ini seolah-olah menjadi taman yang merayakan pertumbuhan tanaman musim dan kesegaran.
Jadi, burattanya dibentuk seperti tomat yang diwarnai dengan herba hijau. Tomat hijau pun dipilih karena merupakan salah satu tanaman pertama yang tumbuh di taman musim semi.
Tampilan makanan pembuka, berupa buratta yang dibentuk menyerupai tomat hijau. Foto: vogue.com / Poupay Jutharat |
Hidangan utamanya adalah iga domba dengan panna cotta jamur morel, gnocchi parmesan, asparagus, wortel, kacang polong musim semi (spring peas), dan daun mint. Terlepas dari rasanya, menurut Cheng, daging iga domba merupakan elemen sangat kuat dan sangat artistik.
Lanjut ke hidangan penutup, Cheng mengaku masakan ini paling senada dengan pameran tema 'Consume Art' Met Gala, dengan menampilkan tiga hidangan berbeda terinspirasi tiga siluet dari pameran ini.
Siluet-siluet ini dipilih oleh Anna Wintour dan Andrew Bolton, kurator yang bertanggung jawab atas The Costume Institute di Metropolitan Museum of Art.
Iga domba disajikan sebagai hidangan utama dalam acara makan malam ini. Foto: vogue.com / Poupay Jutharat |
Hidangan penutup pertama adalah cokelat yang diinfus dengan raspberry dengan kue red velvet dan raspberry chocolate cremeux. Hidangan ini terinspirasi dari gaun buatan Alexander McQueen dari koleksi 'Voss' musim semi 2001 yang ikonik.
Kedua ada pavlova stroberi dan krim markisa dengan sayuran hijau berukuran mungil (microgreens) yang berasal dari tanaman bayam merah. Hidangan dessert ini terinspirasi dari mantel berdarah Robert Wun dari koleksi musim semi 2023.
Begini salah satu dessert spesial yang disuguhkan dalam rangkaian acara tersebut. Foto: vogue.com / Poupay Jutharat |
Terakhir ada white chocolate mocha dengan cacao cake dan ganache dark chocolate terinspirasi dari koleksi setelan Christian Dior dari koleksi musim semi 2024.
Cheng dan chef eksekutif Shane O'Neil tidak hanya menginginkan makanannya lezat, tetapi juga menyenangkan, unik dan menarik secara visual. Harapannya, hidangan ini menjadi seni yang dapat dimakan.
(aqr/adr)





KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN