Salted vs Unsalted Butter, Mana yang Lebih Enak buat Bikin Kue?

Salted vs Unsalted Butter, Mana yang Lebih Enak buat Bikin Kue?

Atiqa Rana - detikFood
Sabtu, 18 Apr 2026 06:00 WIB
Ilustrasi Butter
Foto: iStock
Jakarta -

Dua jenis mentega sering dipakai dalam proses pembuatan kue, salted butter dan unsalted butter. Namun, di antara keduanya mana yang lebih baik untuk baking?

Mentega merupakan salah satu bahan yang sering kali dipakai dalam resep kue. Bahkan, mentega merupakan komponen utama dalam beberapa jenis kue, seperti puff pastry hingga pie.

Saat meleleh, mentega melepaskan uap, meninggalkan rongga-rongga yang membentuk lapisan khas. Mentega juga memainkan peran struktural penting dalam adonan, seperti saat dikocok dengan gula, ia memerangkap gelembung udara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada dua jenis mentega yang sering kali dipakai dalam membuat kue, yaitu salted butter atau mentega gurih dan unsalted butter atau mentega tawar. Penggunaan kedua jenis mentega ini mungkin sering membingungkan.

ADVERTISEMENT

Lantas, bagaimana cara memutuskan apakah lebih baik menggunakan salted butter atau unsalted butter dan bagaimana pengaruhnya dalam tekstur kue?

Dilansir dari Tastingtable.com (12/4), berikut jawabannya!

1. Mengenal salted butter

Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?Mentega gurih atau salted butter biasanya ditambah dengan garam dan lebih tahan lama. Foto: Getty Images/iStockphoto

Meskipun sama-sama mentega, tetapi komposisi antara salted butter dan unsalted butter berbeda.

Salted butter atau mentega asin biasanya ditambah garam sekitar 1,5-3%. Hal ini memberikan rasa gurih serta membuat mentega lebih tahan lama.

Dalam penggunaannya, salted butter biasa digunakan ketika kamu tidak menginginkan terlalu banyak garam dan penyedap rasa dalam makanan, tetapi ingin makanan tetap lezat dan gurih.

Salted butter pun cocok dipakai untuk membuat cookies yang membutuhkan rasa lebih menonjol, cake yang lembut, hingga pastry dan croissant.

2. Mengenal unsalted butter

Di sisi lain unsalted butter merupakan mentega yang tidak mengandung garam. Hanya terbuat dari lemak susu sapi. Rasanya pun creamy alami dan netral.

Tetapi penyimpanannya juga perlu diperhatikan. Lebih baik disimpan dalam freezer atau di kulkas yang dingin untuk memperpanjang masa simpannya.

Unsalted butter direkomendasikan untuk membuat kue kering, cake lembut, hingga pastry..

3. Unsalted butter dapat membatasi kadar garam

Ilustrasi ButterUnsalted butter bisa membuat rasa kue lebih terkontrol. Foto: iStock

Alasan utama mengapa sebagian besar resep mengutamakan pemakaian unsalted butter karena hal tersebut ditujukkan untuk mengontrol rasa kue.

Ahli Garrelts mengungkap jika memanggang membutuhkan ketelitian dan banyak chef pastry menyukai unsalted butter sehingga mereka dapat mengontrol jumlah garam tepat dalam sebuah resep. Pasalnya ketika menggunakan unsalted butter, artinya kamu bisa menambah garam sesuai dengan kebutuhan.

Di sisi lain salted butter juga mengandung garam yang tidak pasti, sesuai dengan produk yang dipilih. Kandungan garam dapat sangat bervariasi. Biasanya salted butter mengandung antara 600 mg dan 900 mg per batang.

Jika menemukan resep yang membutuhkan salted butter tetapi kamu hanya punya unsalted butter, tandanya kamu bisa menambah 1/4 sendok teh garam per batang.

Sebaliknya, jika resepnya meminta penggunaan unsalted butter tetapi kamu hanya punya salted butter, kamu bisa menyesuaikan bahan asin lainnya agar mendapat rasa tepat.

4. Salted butter bermanfaat bikin kue gurih

Ilustrasi mentega dan minyak gorengSalted butter lebih bermanfaat untuk membuat kue yang membutuhkan sedikit sentuhan rasa gurih. Foto: Getty Images/iStockphoto/cheche22

Salted butter masih bisa dimanfaatkan untuk beberapa jenis kue. Selain itu, menurut ahli Garrelts, garam tambahan di salted butter biasanya membantu memperpanjang umur simpannya dan membuatnya cocok untuk hidangan gurih atau kue yang membutuhkan lebih banyak rasa gurih, seperti chocolate chip cookies.

Selain untuk membuat kue, salted butter juga bisa dimanfaatkan untuk memasak makanan secara umum, seperti untuk menumis atau sebagai olesan roti panggang.

5. Unsalted butter untuk hasil akhir yang lembut

Tidak seperti masak, memanggang kue membutuhkan bahan dengan takaran yang tepat. Jika kamu menghilangkan atau mengubah satu aspek, hal ini berisiko mengubah rasa atau tekstur kue di akhir.

Misalnya bahan garam yang tidak hanya memengaruhi rasa dan kesegaran, tetapi juga memainkan peran penting dalam pembentukan dan perkembangan gluten.

Gluten merupakan jenis protein yang memberikan struktur pada sebagian besar makanan dipanggang. Tanpa gluten, banyak makanan yang dipanggang tidak akan mempertahankan bentuknya atau tidak akan memberikan tekstur memuaskan.

Dengan adanya garam, gluten pun menjadi lebih kuat. Garam juga berguna jika kamu ingin roti lebih elastis dan ingin adonan tersebut mempertahankan karbon dioksidanya sebanyak mungkin.

Tetapi jika kamu ingin membuat resep roti atau kue yang bertekstur lembut, kamu mungkin perlu membatasi asupan gluten, sehingga lebih baik menggunakan unsalted butter.

"Unsalted butter ideal untuk kue, kue kering yang lembut (seperti macaroon), dan adonan kue. Unsalted butter tidak mengandung garam tambahan, sehingga menghasilkan rasa mentega yang lebih segar dan murni," ujar Garrelts.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Tips Bikin Garang Asem Bersama Veronica Tan dan Chef Eddrian"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads