Menyimpan daging dengan cara yang salah tidak hanya membuat kualitasnya rusak, tetapi juga bisa memengaruhi kehalalannya. Ini penjelasan MUI!
Daging jadi bahan pangan penting sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi yang mudah diserap tubuh. Namun, cara memilih hingga menyimpannya tak boleh sembarangan.
Menurut Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Madya BRMP Kementerian Pertanian, Dr. Sri Usmiati, daging punya peran strategis dalam pemenuhan gizi masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daging merupakan sumber protein hewani yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga mudah diserap oleh tubuh, sehingga sangat penting dalam pemenuhan gizi masyarakat," jelasnya seperti yang dikutip dari Halal MUI (14/4).
Agar tetap aman dan sesuai syariat, penyimpanan daging harus dilakukan dengan tepat. Berikut tips agar daging tetap segar, higienis, dan terjaga kehalalannya:
1. Pilih Daging Segar dan Berkualitas
Ilustrasi daging sapi. Foto: DC Studio |
Pastikan warna daging merah cerah dan tidak pucat saat dibeli. Hindari daging yang tampak kusam atau keabu-abuan.
Aroma daging juga penting diperhatikan sebelum diolah. Pilih yang tidak berbau menyengat atau busuk.
Teksturnya harus kenyal dan tidak berlendir saat disentuh. Sebaiknya beli dari tempat terpercaya dan bersertifikat halal.
2. Jaga Kebersihan Saat Mengolah
Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang daging mentah. Ini penting untuk mencegah bakteri menyebar.
Gunakan alat potong yang bersih dan khusus untuk daging. Jangan mencampurnya dengan bahan lain.
Hindari kontaminasi silang dengan bahan mentah lain. Kebersihan jadi kunci utama menjaga kualitas daging.
3. Simpan pada Suhu yang Tepat
Ilustrasi simpan daging. Foto: Getty Images/iStockphoto/Qwart |
Untuk konsumsi cepat, simpan daging di kulkas bersuhu 0-4 derajat C. Cara ini membantu menjaga kesegaran.
Jika ingin disimpan lebih lama, gunakan freezer bersuhu -18 derajat C. Daging bisa bertahan lebih awet.
Gunakan wadah tertutup atau kemasan kedap udara. Ini mencegah daging terpapar udara luar.
4. Hindari Penyimpanan Terlalu Lama
Daging segar sebaiknya diolah dalam 1-2 hari. Terlalu lama disimpan bisa menurunkan kualitas.
Jangan membekukan kembali daging yang sudah dicairkan. Hal ini bisa memicu pertumbuhan bakteri.
Perhatikan perubahan warna, bau, dan tekstur sebelum digunakan. Jika mencurigakan, sebaiknya tidak dikonsumsi.
5. Gunakan Pengemasan yang Tepat dan Halal
Ilustrasi daging. Foto: Steakhouse/Site News |
Bungkus daging dengan plastik food grade atau vacuum pack. Pastikan tidak ada udara berlebih di dalamnya.
Labeli tanggal penyimpanan agar mudah dipantau. Ini membantu mengontrol masa simpan daging.
Pastikan asal daging dari rumah potong halal. Gunakan peralatan yang tidak terkontaminasi bahan nonhalal.
Simak Video "KuTips: Life Hacks Simpan Daging Kurban Agar Lebih Awet"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN