Tak mudah menyerah, para pramugari yang tak lagi mengudara tetap gigih bertahan hidup. Alih profesinya pada bisnis kuline rupanya membawa kesuksesan baru.
Bekerja sebagai pramugari atau awak kabin kerap dianggap sebagai profesi yang menjanjikan. Gaji yang besar serta kesempatan untuk keliling dunia membuat banyak orang ingin mencobanya.
Namun, seperti pekerjaan lain, menjadi awak kabin juga punya tantangannya sendiri. Stres pekerjaan hingga pemutusan hubungan kerja, tak bisa dihindari.
Beberapa pramugari bahkan ada yang memilih untuk meninggalkan profesinya. Masuk ke ranah bisnis kuliner, tak disangka pilihan hidupnya justru membuka kesuksesan yang baru.
Berikut ini 5 kisah pramugari yang banting setir bisnis kuliner:
1. Mantan Pramugari Jualan Kopi Keliling
Setelah hampir 10 tahun bekerja sebagai pramugari, Verena Ayu Fia Septiana memutuskan meninggalkan profesinya sebagai pramugari dan memulai hidup baru di Solo. Keputusan itu diambil setelah ia menikah dan memilih mengikuti suaminya, meski harus melepas profesi yang selama ini identik dengan gaya hidup glamor.
Hingga akhirnya ia memberanikan diri mencoba usaha kopi keliling sebagai kegiatan baru. Usaha kopi kelilingnya yang bernama Kopi Asmarasa sukses menarik perhatian warga sekitar Colomadu.
Verena berjualan dari pagi hingga sore dengan pilihan menu yang cukup beragam, mulai dari Americano hingga kopi dengan rasa manis seperti gula aren, tiramisu, dan pandan dengan harga terjangkau. Menariknya, ia mengaku tidak memiliki latar belakang sebagai barista, bahkan sebelumnya tidak terlalu suka kopi.
2. Mantan Pramugari Jualan Nasi Lemak
Setelah bertahun-tahun berkarier sebagai pramugari di maskapai ternama, Masita Ghani memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya demi keluarga. Selama 10 tahun bekerja, ia merasa kehilangan banyak waktu bersama anak-anaknya karena sering bepergian.
Keputusan besar itu pun diambil agar ia bisa lebih dekat dan hadir dalam kehidupan keluarganya. Usai resign, Masita sempat mencoba bekerja di toko kosmetik, namun tetap merasa waktunya tersita dan belum bisa sepenuhnya fokus pada keluarga.
Hingga akhirnya ia memilih membuka usaha kuliner sederhana dengan berjualan nasi lemak di kawasan Serangoon Gardens Market, Singapura. Kedai tersebut diberi nama Aliff Nasi Lemak, terinspirasi dari nama anaknya, dan dijalankan bersama sang suami.
Simak Video "Mengintip Bisnis Kuliner Japanese Fusion Rieta Amilia di Kemang"
(dfl/adr)