Bikin Risih! Kurir Makanan Ini Nekat Minta THR ke Pelanggan

Bikin Risih! Kurir Makanan Ini Nekat Minta THR ke Pelanggan

Riska Fitria - detikFood
Sabtu, 04 Apr 2026 19:00 WIB
Kurir Makanan Ini Nekat Minta THR ke Pelanggan
Foto: Stomps
Jakarta -

Kurir makanan ini diberhentikan sementara usai ketahuan minta THR ke pelanggan. Aksinya dinilai tak profesional, sehingga perusahaan wajibkan pelatihan ulang. Begini kronologinya.

Seorang kurir makanan di aplikasi makanan online Foodpanda Singapura, mendapat sanksi penangguhan sementara (suspend), setelah diduga berperilaku tidak pantas dengan berulang kali meminta uang Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pelanggan.

Insiden ini pun viral dan memicu perdebatan soal etika dalam layanan pesan-antar makanan. Peristiwa ini bermula pada 27 Maret lalu sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari STOMPS (2/4,) seorang pelanggan berinisial JJ memesan dua menu dari gerai Stuff'd di Bedok Mall, Singapura, melalui aplikasi Foodpanda.

Kurir Makanan Ini Nekat Minta THR ke PelangganIsi chat kurir makanan ketika minta uang THR ke pelanggan. Foto: Stomps

Namun, alih-alih hanya mengantarkan pesanan makanan, kurir tersebut justru mengirim sejumlah pesan yang dinilai mengganggu.

ADVERTISEMENT

Dalam tangkapan layar yang dibagikan oleh JJ, terlihat kurir tersebut mengirim pesan dalam bahasa Melayu yang artinya, "Tidak ada yang THR kah?".

Tak hanya sekali, kurir ini juga memastikan lagi dengan mengirimkan chat, "Tidak ada uang THR kah? hehehe,". Hal tersebut membuat pelanggan merasa tak nyaman. JJ mengaku terkejut dengan tindakan tersebut.

"Menurut saya, memberi tip itu bentuk apresiasi dan seharusnya dilakukan secara sukarela, bukan diminta berulang kali seperti itu," ujarnya.

Pria Ini Pilih Jadi Pengantar Makanan Tinggalkan gaji ratusan juta.Ilusrasi pengantar makanan. Foto: ilustrasi iStock

"Saya sendiri sering memberi tip atau minuman ke kurir, tapi kali ini saya tidak merasa kurir tersebut pantas mendapatkannya." sambung JJ.

Menariknya, JJ juga merupakan seorang kurir pengantar makanan. Ia memahami bahwa banyak kurir berharap mendapat apresiasi dari pelanggan berupa uang tip, terutama saat momen Hari Raya. Namun, ia menegaskan bahwa profesionalisme tetap harus dijaga.

"Kami bekerja dengan usaha dan waktu kami. Jangan sampai terlihat seperti meminta-minta uang," katanya.

Merasa terganggu, JJ kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak Foodpanda. Ia menekankan bahwa segala bentuk tip atau hadiah seharusnya diberikan atas dasar kerelaan pelanggan.

"Tip atau bentuk kebaikan lainnya harus datang dari niat baik, bukan karena dipaksa," jelasnya.

Menanggapi laporan tersebut, pihak Foodpanda menyatakan sudah melakukan investigasi.

"Kami berkomitmen memberikan pengalaman yang aman dan saling menghormati bagi pelanggan. Mitra pengantar yang terlibat telah kami identifikasi dan untuk sementara ditangguhkan karena perilaku yang tidak pantas," bunyi pernyataan resmi dari pihak Foodpana pada (2/4).

Foodpanda juga menambahkan bahwa kurir tersebut diwajibkan menjalani pelatihan ulang sebelum dapat kembali bekerja.




(raf/sob)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads