Lalat Hinggap di Adonan, Kebersihan Toko Roti Ini Jadi Sorotan

Lalat Hinggap di Adonan, Kebersihan Toko Roti Ini Jadi Sorotan

Riska Fitria - detikFood
Kamis, 02 Apr 2026 19:00 WIB
Lalat hinggap di kue
Foto: STOMPS
Jakarta -

Seekor lalat berkeliaran di toko roti dan kedapatan hinggap di sebuah adonan kue. Namun pihak toko roti hanya mengusir lalat tersebut tanpa membersihkannya.

Kebersihan makanan jadi hal penting yang tak boleh diabaikan. Sedikit kelalaian bisa berdampak besar pada keamanan dan kepercayaan pelanggan.

Seperti yang terjadi di toko roti Pullman Bakery di pusat perbelanjaan 100 AM, Singapura. Ada seekor lalat yang hinggap di adonan kue di etalasenya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian ini pun memicu kekhawatiran soal kebersihan makanan di gerai tersebut. Insiden ini disaksikan oleh seorang pelanggan bernama Joey pada 23 Maret.

Lalat hinggap di kueToko kue di Singapura jadi sorotan usai ada lalap hinggap di kue. Foto: STOMPS

Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Singapore Food Agency (SFA) pada 27 Maret setelah melihat langsung lalat mendarat di salah satu biskuit yang dijual.

ADVERTISEMENT

"Saya melihat seekor lalat hinggap di biskuit. Lalat itu bisa saja sudah hinggap di roti lainnya," ujarnya seperti yang dikutip dari STOMPS (1/4).

Joey juga mengaku sudah memberi tahu staf, tapi respons yang diberikan dinilai kurang memadai. "Mereka hanya mengusir lalat itu dan tetap menjual semua makanan yang mungkin sudah terkontaminasi," tambahnya.

Lalat hinggap di kueLalat hinggap di kue Foto: STOMPS

Meski tidak jadi membeli produk, Joey merekam kejadian tersebut dan membagikannya. Ia juga menyoroti bahwa masalah lalat diduga bukan kejadian pertama.

"Dari ulasan Google, sepertinya masalah lalat ini sudah sering terjadi tapi belum ada tindakan serius," katanya.

Keluhan serupa juga muncul dari pelanggan lain dalam beberapa bulan terakhir.

Sejumlah ulasan Google untuk gerai Pullman Bakery di 100 AM menyebut adanya masalah kebersihan dan keberadaan hama.

Bahkan, ada pelanggan yang secara langsung meminta pihak toko untuk lebih menjaga kebersihan. Hingga kini, pihak Pullman Bakery belum memberikan tanggapan resmi.

Namun, otoritas setempat melalui lembaga keamanan pangan Singapore Food Agency (SFA) menyatakan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama.

"SFA menetapkan dan menegakkan regulasi, namun pelaku usaha juga harus menjaga kebersihan dan praktik pengolahan makanan yang baik," ujar perwakilan SFA.

Mereka juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pelanggaran terkait keamanan pangan.



(raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads