Menteri Bahlil Sarankan Hemat Gas saat Masak, Begini 6 Tips Praktisnya!

Menteri Bahlil Sarankan Hemat Gas saat Masak, Begini 6 Tips Praktisnya!

Riska Fitria - detikFood
Sabtu, 28 Mar 2026 11:30 WIB
Masak hemat
Foto: iStock
Jakarta -

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyarankan untuk menghemat penggunaan gas ketika memasak. Beberapa cara ini dapat dilakukan di rumah.

Imbauan hemat gas mencuat di tengah kekhawatiran krisis energi global. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta masyarakat lebih bijak memakai LPG saat memasak.

Kondisi ini dipicu konflik di Timur Tengah yang berdampak pada pasokan minyak dunia. Bahkan, sejumlah negara Asia mulai merasakan tekanan energi akibat gejolak tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahlil pun mengingatkan agar penggunaan energi tidak boros, termasuk di dapur rumah tangga. "Kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak, jangan kompornya boros," ujarnya dalam sebuah video wawancara.

Dikutip dari Food NDTV (6/1/26) berikut 6 cara untuk menghemat gas ketika memasak:

1. Masak dengan Panci Tertutup

Masak hematMasak hemat Foto: iStock

Memasak dengan panci tertutup jadi cara sederhana untuk menghemat gas. Teknik ini membantu panas dan uap tetap terperangkap di dalam wadah.

ADVERTISEMENT

Dengan panas yang terjaga, makanan bisa matang lebih cepat dan merata. Alhasil, penggunaan gas jadi lebih efisien tanpa perlu api besar terus-menerus.

Selain hemat energi, cara ini juga menjaga kelembapan dan rasa masakan. Pastikan tutup panci terpasang rapat agar hasilnya maksimal.

2. Gunakan Ukuran Tungku yang Tepat

Menggunakan ukuran tungku yang tepat bisa membantu menghemat gas saat memasak. Pastikan ukuran api sesuai dengan diameter panci atau wajan yang digunakan.

Panci kecil di atas api besar membuat panas terbuang ke samping. Sebaliknya, panci besar di api kecil akan lebih lama panas dan boros gas.

Dengan ukuran yang pas, panas bisa tersalurkan optimal ke masakan. Proses memasak pun jadi lebih cepat dan efisien.

3. Rendam Bahan Masakan Sebelum Dimasak

Untuk menghemat penggunaan gas saat memasak, disarankan merendam terlebih dahulu bahan-bahan masakannya. Cara ini cocok untuk kacang, umbi, hingga beras.

Proses perendaman membuat bahan jadi lebih lunak. Alhasil, waktu memasak lebih singkat dan penggunaan gas lebih efisien.

Selain itu, tekstur makanan juga jadi lebih empuk dan enak. Rasa masakan pun lebih maksimal dengan cara sederhana ini.

4. Masak Dalam Jumlah Banyak

Masak hematMasak hemat Foto: iStock

Memasak dalam jumlah banyak bisa jadi cara efektif menghemat gas. Sekali masak, kamu bisa menyiapkan beberapa porsi untuk beberapa waktu.

Sisa makanan bisa disimpan di kulkas dan dipanaskan kembali saat dibutuhkan. Cara ini mengurangi frekuensi menyalakan kompor berulang kali.

Teknik ini cocok untuk menu seperti sup, semur, atau kari. Bahkan, rasanya sering jadi lebih enak setelah didiamkan semalaman.

5. Pastikan Kompor Selalu Bersih

Masak hematMasak hemat Foto: iStock

Kebersihan kompor sering dianggap sepele, padahal berpengaruh pada konsumsi gas. Kompor yang kotor bisa menghambat aliran gas saat digunakan.

Akibatnya, api tidak keluar maksimal dan panas jadi tidak merata. Kompor pun bekerja lebih keras dan gas jadi lebih cepat habis.

Rutin membersihkan kompor pada bagian tungku membantu proses pembakaran lebih sempurna. Selain hemat gas, memasak juga jadi lebih aman dan efisien.

6. Gunakan Panci Presto

Menggunakan panci presto bisa jadi solusi praktis untuk menghemat gas di dapur. Alat ini memanfaatkan tekanan uap tinggi agar makanan cepat matang.

Dengan tekanan yang meningkat, waktu memasak jadi jauh lebih singkat. Gas yang digunakan pun lebih sedikit dibandingkan cara biasa.

Teknik ini cocok untuk bahan yang butuh waktu lama, seperti kacang-kacangan dan daging. Hasilnya tetap empuk dengan rasa yang meresap maksimal.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Memanaskan Ulang Makanan"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads