Drama di Restoran Seafood: 3 Pelanggan Ngaku Diare, Refund Ditolak!

Drama di Restoran Seafood: 3 Pelanggan Ngaku Diare, Refund Ditolak!

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Sabtu, 21 Mar 2026 12:30 WIB
Drama di Restoran Seafood: 3 Pelanggan Ngaku Diare, Refund Ditolak!
Foto: Mothership SG
Jakarta -

Dua hari usai makan di sebuah restoran seafood, 3 pelanggan pria kembali ke sana. Mereka mengaku diare hingga meminta pengembalian dana (refund) sejumlah SGD 110 (Rp 1,4 juta) ke pihak restoran.

Kasus permintaan pengembalian uang terjadi di sebuah restoran di kawasan Jalan Besar, Singapura, setelah tiga pelanggan mengaku mengalami diare usai makan di tempat tersebut. Peristiwa ini kemudian memicu perdebatan antara pihak pelanggan dan pengelola restoran.

Melansir dari Mothership (17/3), ketiga pria tersebut datang kembali ke restoran dan meminta refund. Mereka mengklaim makanan yang dikonsumsi sebelumnya menjadi penyebab gangguan pencernaan yang dialami. Namun, permintaan tersebut tidak dikabulkan oleh pihak restoran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik usaha menolak memberikan pengembalian uang dengan alasan tidak ada bukti medis yang cukup untuk mendukung klaim tersebut.

Menurut pihak restoran, tuduhan seperti itu tidak bisa langsung dikaitkan tanpa adanya pemeriksaan atau diagnosis dari tenaga medis. Dari tiga pelanggan tersebut, disebutkan bahwa dua di antaranya tidak memeriksakan diri ke dokter.

ADVERTISEMENT

Hal itu membuat mereka tidak memiliki dokumen atau bukti yang dapat menunjukkan bahwa kondisi diare yang dialami disebabkan oleh makanan dari restoran tersebut. Hal ini pun jadi salah satu alasan utama pihak restoran menolak permintaan refund.

Di satu sisi, pelanggan merasa memiliki hak untuk meminta pertanggungjawaban atas kondisi yang dialami setelah mengonsumsi makanan di tempat tersebut.

Namun di sisi lain, pihak restoran menilai bahwa klaim tersebut tidak dapat dibuktikan secara objektif tanpa adanya hasil pemeriksaan medis yang jelas.

Chen, pemilik restoran Hei YaYa Live Seafood & Szechuan Home Cuisine, mengatakan bahwa ketiga pria tersebut makan siang di restorannya pada tanggal 7 Maret.

Ia mengatakan 3 pelanggan pria itu tidak pesan seafood, tapi hidangan sederhana seperti sup daging sapi, sate panggang, dan tahu. Lalu, tidak ada pelanggan lain pada hari itu yang mengajukan keluhan tentang masalah serupa.

"Jika makanan itu benar-benar menyebabkan mereka sakit, biasanya gejalanya akan muncul dalam waktu dua hingga tiga jam," katanya. "Seharusnya mereka memberi tahu kami pada hari itu juga, bukan dua hari kemudian," lanjut Chen.

Chen menambahkan bahwa para pelanggan tidak menyimpan struk pembayaran mereka, dan hanya dapat menunjukkan catatan transaksi bank.

Ketika Chen menolak refund, 3 pelanggan pria itu dilaporkan mengancam akan mengambil tindakan hukum. Namun dirinya tidak bergeming karena berpegang kuat pada prinsip yang diyakininya.

Ia menekankan bahwa restorannya selalu ketat dalam hal kualitas makanan dan memiliki sertifikat keamanan pangan kelas A.

"Jika itu benar-benar kesalahan kami, kami pasti tidak akan menghindari tanggung jawab. Tetapi kami juga tidak dapat menerima tuduhan tanpa bukti," tegasnya.

(adr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads