Sekelompok pemuda sempat menjadi buronan online gegara tak bayar makan. Setelah kabur berbulan-bulan, mereka menyerahkan diri.
Kejadian heboh datang dari sebuah restoran yang melaporkan pelanggannya ke polisi. Bukan mendapat untung, restoran ini justru dibuat kesal dengan sekelompok pelanggan yang datang.
Mereka memesan makanan dalam jumlah cukup banyak. Namun, dilansir dari BBC (17/2/2026), sekelompok pelanggan tersebut justru kabaru dari taguhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden tersebut terjadi di sebuah restoran yang berada di kawasan Olympus Park, Quedgeley, wilayah Gloucester, Inggris. Menurut laporan, kelima pria tersebut memesan makanan lengkap berupa tiga menu beserta minuman.
Sekelompok pria menjadi buronan restoran gegara tak bayar makan. Foto: Getty Images/iStockphoto/gyro |
Setelah menikmati pesanan, mereka nekat kabur tanpa membayar tagihan yang mencapai 329 Poundsterling atau setara hampir Rp 6,7 juta. Kejadian tersebut berlangsung pada 31 Desember, saat suasana malam tahun baru yang biasanya ramai oleh pengunjung.
Awalnya, pihak restoran melaporkan kejadian tersebut kepada polisi setempat. Namun karena identitas para pria tidak diketahui, pihak berwenang kemudian meminta bantuan publik.
Gloucestershire Constabulary merilis gambar CCTV yang memperlihatkan kelima pria tersebut saat berada di restoran. Rilis foto dari kamera pengawas itu langsung menarik perhatian masyarakat.
Banyak netizen membagikan ulang gambar tersebut di media sosial. Banyak orang berharap seseorang dapat mengenali para pria yang terlibat melalui bantuan sebaran informasi di media sosial.
Baca juga: Heboh! Minyak Goreng Subsidi Diduga Dijual ke Warga Asing
Namun setelah viral, mereka kembali beberapa bulan setelahnya untuk melunasi hutang tersebut. Foto: TikTok @dinaamrianti |
Polisi juga menyampaikan mereka ingin berbicara dengan para pria tersebut terkait tagihan yang belum dibayar. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah berbulan-bulan ditunggu.
Uniknya, setelah foto CCTV dipublikasikan, kelima pria tersebut datang sendiri dan menghubungi pihak berwenang. Mereka kemudian menyelesaikan masalah dengan melunasi seluruh tagihan yang sebelumnya belum dibayar.
Seorang juru bicara kepolisian menyatakan bahwa kasus ini kini telah ditangani sepenuhnya. Tagihan restoran sudah dibayar secara penuh dan perkara tersebut dianggap selesai.
Namun pihak kepolisian dan restoran mengingatkan pelaku bisnis atas kemungkinan hal serupa yang akan terulang. Penggunaan CCTV hingga memastikan langkah keamanan yang lebih ketat disarankan diterapkan apalagi ketika ramai pelanggan.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN