Seorang pemilik restoran keturunan India di London, Harman Singh Kapoor, menjadi perhatian publik usai ditangkap polisi. Penangkapan ini terjadi setelah ia menolak menjual daging halal di restoran miliknya.
Melansir dari Hindustan Times (2/3), Kapoor merupakan pemilik restoran India bernama Rangrez yang telah lama beroperasi di London dan dikelola bersama istrinya.
Ia secara terbuka menyatakan bahwa restorannya tidak menyediakan menu halal. Keputusan tersebut kemudian memicu reaksi dari sejumlah orang
Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, terlihat adanya perdebatan antara Kapoor dan beberapa pihak di sekitar restorannya. Kapoor tampak tegas menyampaikan pendiriannya. Ia mengatakan bahwa sebagai pemilik usaha, ia berhak menentukan menu yang dijual di restorannya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan menjual makanan halal meski mendapat tekanan dari "komunitas perdamaian". Dalam video yang dibagikan online, terlihat sekelompok pengunjuk rasa sempat berada di luar restorannya.
Situasi di lokasi sempat memanas hingga akhirnya polisi datang. Kapoor mengaku bahwa penanganan dari pihak kepolisian berlangsung cukup keras.
Ia berkata bahwa sempat terjadi konfrontasi antara dirinya dan petugas di tempat kejadian. Rekaman dirinya diborgol oleh petugas polisi pun tersebar di internet. Rekaman tersebut juga menunjukkan Kapoor digiring oleh polisi dan dipaksa masuk ke dalam mobil polisi.
Sebelum kejadian ini, Kapoor mengatakan sudah menerima berbagai tekanan terkait keputusannya tersebut. Ia menyebut dirinya menjadi sasaran kritik sejak menyatakan tidak akan menyediakan menu halal di restorannya.
Kasus ini kemudian memicu perdebatan di media sosial. Sebagian orang menilai Kapoor memiliki hak untuk menentukan kebijakan usahanya sendiri. Namun, ada juga yang menganggap sikap tersebut sensitif, terutama di lingkungan masyarakat yang beragam seperti London.
(adr/adr)