Chef Eko Wahyono Nugroho dari Restoran Noesaka membagikan tips membuat ayam bakar empuk dan gurih. Cocok jadi hidangan spesial Lebaran di rumah nih detikers!
Ayam bakar sering menjadi hidangan favorit saat momen spesial, termasuk saat perayaan Lebaran bersama keluarga. Aromanya gurih dan rasanya manis legit.
Meski terlihat sederhana, membuat ayam bakar yang empuk dan bumbunya meresap ternyata punya teknik tersendiri. Mulai dari pemilihan jenis ayam hingga cara mengungkep dan membakarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada detikFood, Executive Chef restoran Noesaka, Eko Wahyono Nugroho, membagikan tips bikin ayam bakar agar hasilnya lebih lezat.
Tips ini bisa dicoba di rumah sebagai sajian spesial untuk hidangan Lebaran. Berikut 5 tipsnya:
1. Pilih Jenis Ayam yang Tepat
Jenis ayam mempengaruhi tekstur. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Menurut chef Eko Wahyono Nugroho, jenis ayam sangat memengaruhi rasa dan tekstur ayam bakar. Ia menyarankan menggunakan ayam pejantan atau ayam kampung.
Ayam pejantan dan ayam kampung memiliki rasa alami yang lebih gurih. Karena itu bumbu yang digunakan tidak perlu terlalu kuat.
Berbeda dengan ayam negeri yang biasanya berukuran lebih besar. Proses memasaknya juga perlu waktu lebih lama agar matang sempurna.
2. Perhatikan Ukuran Ayam
Chef Eko menyebut ukuran ayam juga menentukan hasil akhir masakan. Ia biasanya memakai ayam dengan berat sekitar 700 hingga 800 gram.
Ukuran ini dianggap ideal karena dagingnya tidak terlalu tebal. Bumbunya juga lebih mudah meresap saat proses memasak.
Jika memakai ayam yang lebih besar, waktu memasak perlu ditambah. Hal ini penting agar ayam matang hingga ke bagian dalam.
3. Pastikan Bumbu Dasar Sudah Matang
Bumbu yang digunakan pastikan sudah matang. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Sebelum ayam dimasukkan, bumbu dasar perlu dimasak hingga benar-benar matang. Bumbu seperti bawang putih dan cabai harus ditumis terlebih dahulu.
Setelah aromanya keluar dan bumbu matang, baru ayam dimasukkan ke dalam wajan. Tambahkan sedikit air agar proses memasak lebih merata.
"Kita pastikan bumbu dasarnya sudah matang. Bawang putihnya matang, cabainya matang, lalu kita masukkan ayam dan tambahkan sedikit air," kata Chef Eko kepada detikFood (11/2).
4. Ungkep Ayam dengan Api Kecil
Proses mengungkep penting agar ayam empuk dan bumbunya meresap. Teknik ini dilakukan dengan api kecil agar ayam matang perlahan.
Saat proses ungkep, ayam juga akan mengeluarkan sari atau jus alami. Hal ini membuat rasa ayam semakin gurih.
"Kalau kita pakai satu ekor ayam, waktu mengungkepnya kurang lebih 25 sampai 30 menit dengan api kecil," jelas Chef Eko.
5. Jaga Suhu Saat Membakar Ayam
Jaga Suhu Saat Membakar Ayam. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Jika tidak memiliki arang, ayam bakar bisa dibuat menggunakan teflon. Namun suhu wajan harus dijaga agar tidak terlalu panas.
Api sebaiknya diatur naik turun dan ayam sering dibalik agar tidak gosong. Cara ini juga membantu ayam matang merata.
"Kalau memakai teflon suhunya harus dijaga. Jangan terlalu overheat dan ayamnya harus sering dibolak-balik supaya kematangannya merata," pungkasnya
Simak Video "Ayam Bakar Madu, Sajian Special di Hari Raya"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN