Resep rahasia sering menjadi kunci kesuksesan usaha kuliner legendaris di tengah persaingan industri makanan dan minuman yang ketat. Seperti yang dilakukan gerai snack ini.
Dilansir dari Mothership (13/03/2026), hal ini juga dilakukan oleh jaringan camilan goreng asal Singapura, Old Chang Kee, yang dikenal luas lewat produk curry puff (karipap) andalannya.
Perusahaan tersebut diketahui menyimpan resep rahasia curry puff yang sudah berusia lebih dari 70 tahun di dalam brankas khusus demi menjaga kerahasiaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak dulu, produk paling populer dari Old Chang Kee adalah Curry'O, yaitu pastry goreng berisi kari ayam dan kentang berbumbu. Keunikan rasanya terletak pada saus kari khusus yang menjadi identitas utama merek tersebut sejak lama.
Sudah 70 Tahun! Resep Curry Puff Ini Disimpan di Brankas Rahasia Foto: Site Culinary/Visual |
Chief Financial Officer Old Chang Kee, Song Yeow Chung, menjelaskan bahwa resep tersebut sangat dijaga karena menjadi fondasi berbagai pengembangan produk perusahaan.
"Kami benar-benar ingin melindungi resep ini. Dari resep inilah kami dapat mengembangkan berbagai produk makanan turunan lainnya," ujar Song.
Ia menambahkan bahwa perusahaan berupaya memanfaatkan identitas utama mereka, yaitu cita rasa kari, untuk menciptakan beragam produk baru yang tetap berkaitan dengan merek Old Chang Kee.
Strategi tersebut juga menjadi cara perusahaan menghadapi kenaikan biaya operasional, termasuk upah pekerja dan biaya sewa. Selain mempertahankan produk utama, Old Chang Kee mulai mengembangkan lini penjualan business-to-business (B2B) berbasis produk Curry'O. Meski saat ini kontribusinya masih kecil.
Saat ini, produk karipap Curry'O hanya diproduksi di fasilitas perusahaan yang berlokasi di Woodlands, Singapura. Sementara itu, Old Chang Kee juga memiliki pabrik di Johor Bahru, Malaysia, yang memungkinkan produk non-daging dipasok ke Singapura.
Sudah 70 Tahun! Resep Curry Puff Ini Disimpan di Brankas Rahasia Foto: Site Culinary/Visual |
Kurang dari 10% penjualan berasal dari produk yang diproduksi di fasilitas tersebut. Perusahaan juga tengah menunggu persetujuan dari Singapore Food Agency untuk memungkinkan impor produk berbahan daging dari luar negeri.
Perjalanan Old Chang Kee sendiri dimulai dari sebuah kios kecil di kedai kopi dekat Rex Cinema pada 1956. Pada 1986, pengusaha Han Keen Juan mengambil alih usaha tersebut dan mulai mengembangkan produksinya secara lebih modern.
Bisnis ini kemudian terus berkembang hingga memiliki lebih dari 80 gerai di Singapura serta berekspansi ke berbagai negara seperti Australia, Malaysia, Indonesia, dan Inggris.
Di Indonesia, Old Chang Kee memiliki banyak cabang yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Bandung dan Surabaya.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN