Batu empedu sapi kini menjadi salah satu produk sampingan industri daging yang nilainya sangat tinggi. Bahkan harganya lebih mahal dari emas! Kok bisa?
Benda kecil berupa endapan cairan pencernaan yang mengeras di kantong empedu sapi ini dilaporkan memiliki harga lebih mahal dari emas. Selama ribuan tahun, batu empedu sapi digunakan dalam pengobatan tradisional China untuk mengatasi berbagai penyakit serius, termasuk hipertensi dan gangguan kardiovaskular.
Permintaan terhadap batu empedu sapi terus meningkat seiring tingginya angka penderita stroke di China, yang dilaporkan mencapai tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari OddityCentral (12/03/2026), menurut laporan The Wall Street Journal, pada 2025 harga batu empedu sapi mencapai sekitar USD 5.800 (Rp 98 juta) per ons. Nilai tersebut membuatnya dua kali lebih mahal dibandingkan emas pada periode yang sama.
Batu Empedu Sapi Jadi Rebutan, Nilainya Kini Melampaui Emas! Foto: Site News |
Dalam pengobatan tradisional China, batu empedu sapi dikenal dengan nama Niu Huang (ηι»). Bahan ini biasanya digunakan sebagai komponen utama dalam ramuan Angong Niuhuang Wan, obat tradisional yang diresepkan untuk kondisi neurologis serius seperti stroke, koma akibat demam tinggi, serta gangguan kesadaran.
Kelangkaan menjadi faktor utama yang mendorong tingginya harga batu empedu sapi. Batu empedu lebih sering terbentuk pada sapi yang berusia lebih tua. Namun, sebagian besar rumah potong hewan di berbagai negara memilih memotong sapi pada usia muda untuk memangkas biaya peternakan. Kondisi ini membuat ketersediaan batu empedu sapi semakin terbatas di pasar global.
Lonjakan harga dan kelangkaan tersebut bahkan memicu berbagai aktivitas ilegal di beberapa negara. Di kota pedesaan Bahetus, SΓ£o Paulo, Brasil, misalnya, dilaporkan terjadi peningkatan kasus pencurian yang menargetkan batu empedu sapi.
Batu Empedu Sapi Jadi Rebutan, Nilainya Kini Melampaui Emas! Foto: Site News |
Media setempat melaporkan bahwa sejumlah kelompok bersenjata menyerang peternakan bukan untuk mencuri hewan ternak, melainkan mencari batu empedu yang mungkin terdapat di dalam tubuh sapi.
Beberapa laporan media Rusia juga menyebutkan bahwa permintaan terhadap batu empedu manusia di China ikut meningkat. Meski tidak dijelaskan secara pasti apakah kegunaan batu empedu manusia ini digunakan sebagai obat juga seperti empedu sapi.
Menilik harganya, harga satu batu empedu manusia dapat mencapai sekitar USD 1.270 (Rp 21,5 juta), tergantung ukuran dan karakteristiknya. Umumnya semakin besar ukuran batu empedu, maka semakin tinggi pula nilai jualnya.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN