Arkeolog menemukan botol alkohol berusia 150 tahun di Utah yang masih utuh berisi cairan. Ahli penyulingan mengungkap rasanya fruity dengan sedikit aroma kulit.
Penemuan tak biasa terjadi di negara bagian Utah, Amerika Serikat. Para arkeolog menemukan botol alkohol berusia sekitar 150 tahun yang masih utuh, lengkap dengan cairan di dalamnya.
Dikutip dari Food NDTV (10/3) temuan ini terjadi saat proses penggalian di kawasan bersejarah Water Street di Alta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi tersebut dahulu merupakan jalan ramai di dekat Little Cottonwood Creek sebelum hancur akibat longsoran salju dan kebakaran besar pada tahun 1885.
Menurut para ahli, bencana tersebut kemungkinan membuat banyak benda terkubur di bawah salju. Sementara kebakaran yang terjadi setelahnya diduga mencegah barang-barang itu dijarah, sehingga tetap tersimpan hingga sekarang.
Berikut fakta menarik penemuan botol alkohol berusia 150 tahun:
1. Ditemukan Saat Proyek Konstruksi
Ditemukan Saat Proyek Konstruksi Foto: Food NDTV |
Botol alkohol tua ini ditemukan saat proyek pembangunan pipa pembuat salju untuk resor ski Alta Ski Area. Lokasinya berada sekitar 48 kilometer di timur Salt Lake City.
Penggalian dilakukan di lahan milik United States Forest Service dengan pengawasan arkeolog. Saat proses itu, para pekerja sebenarnya menemukan banyak botol lama.
Namun satu botol berwarna hijau gelap terlihat berbeda. Ketika diangkat, botol tersebut ternyata masih tertutup rapat dengan sumbat gabus dan berisi cairan.
"Saat diangkat, botol itu masih penuh dan masih ada sumbat gabusnya. Kami langsung sadar ini benar-benar harta karun," kata arkeolog publik dari Utah State Historic Preservation Office, Ian Wright.
Menurut Wright, ini merupakan pertama kalinya botol alkohol penuh ditemukan di situs arkeologi di Utah.
"Botol seperti ini kadang ditemukan di tempat lain, misalnya di Missouri atau di sungai Mississippi dari kapal karam. Tapi di Utah belum pernah," jelasnya.
2. Rasanya Mirip Buah dengan Sedikit Aroma Kulit
Rasanya Mirip Buah dengan Sedikit Aroma Kulit. Foto: Food NDTV |
Setelah ditemukan, cairan misterius di dalam botol tersebut akhirnya dicicipi oleh seorang ahli penyulingan. Orang pertama yang mencobanya adalah Isaac Winter, direktur penyulingan di High West Distillery.
Ia mengaku sempat ragu sebelum mencicipinya. Namun rasa minuman tersebut ternyata cukup mengejutkan.
"Rasanya fruity atau seperti buah, dengan sedikit aroma kulit. Saya sempat khawatir, tapi ternyata tidak berbau bensin atau tembakau," ujarnya.
Beberapa ahli kemudian menduga minuman tersebut kemungkinan dibuat dari apel. Artinya, cairan itu mungkin merupakan sejenis hard cider yang diproduksi antara tahun 1870 hingga 1890.
Para peneliti bahkan berharap suatu hari bisa merekonstruksi resep minuman bersejarah itu.
"Memang peluangnya kecil, tapi kalau kami bisa membuat ulang minuman ini, rasanya akan sangat menarik," kata Isaac.
Ia juga meyakini bahwa minuman tersebut dibuat dengan teknik yang cukup serius, bukan sekadar alkohol murah.
"Ini bukan minuman yang dibuat sembarangan. Aromanya halus dan kemungkinan dibuat untuk dinikmati bersama komunitas," jelasnya.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN