Menikmati steak di restoran ternyata ada etiketnya. Hindari melakukan beberapa kesalahan ini karena bisa bikin pelanggan kesal hingga berujung 'ilfeel'.
Makan di restoran steak memang terasa santai, tetapi sebenarnya ada aturan tidak tertulis yang sering luput dari perhatian pengunjung. Mulai dari cara pesan tingkat kematangan daging steak hingga cara menaruh alat makan.
Suasana restoran biasanya dibuat rapi dengan alur penyajian yang tertata. Oleh karena itu, kebiasaan kecil yang keliru dari pelanggan bisa membuat pelayan merasa kurang nyaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir MSN (3/2), berikut 7 kesalahan makan steak di restoran yang sering dilakukan pelanggan hingga bikin pelayan kesal:
1. Mengabaikan Saran Pelayan soal Potongan Daging
Saat pelayan menanyakan apakah kamu lebih suka daging berlemak atau tanpa lemak, itu bukan sekadar basa-basi. Mereka berusaha membantu memilih potongan yang sesuai selera dan ekspektasi. Setiap jenis steak punya tekstur serta rasa berbeda. Mendengarkan rekomendasi mereka biasanya membuat pengalaman makan lebih memuaskan.
2. Langsung Menambahkan Saus Tanpa Mencicipi
Banyak orang refleks mengambil saus steak begitu hidangan datang. Padahal, steak sudah dibumbui dengan cermat agar rasa dagingnya menonjol terlebih dulu. Saus seharusnya jadi pelengkap, bukan penutup rasa. Lebih baik cicip dulu sedikit, baru tentukan mau tambah saus atau tidak.
3. Potong Steak Sekaligus
Memotong seluruh potongan steak di awal memang terlihat rapi, tapi langkah ini bikin panas dan sari daging cepat keluar. Akibatnya, steak jadi lebih cepat dingin dan kurang juicy. Sebagai solus, potong daging steak sedikit demi sedikit membantu menjaga rasa dan teksturnya.
4. Memindahkan Piring atau Gelas Sendiri
Di steakhouse, meja biasanya sudah ditata dan diatur sesuai alur pelayanan. Memindahkan piring, menumpuk peralatan makan, atau menggeser gelas bisa mengganggu proses penyajian. Biarkan staf yang mengatur, apalagi saat ada penyajian wine. Selain lebih rapi, juga menghindari risiko tumpah.
5. Pesan Steak Tanpa Tahu Tingkat Kematangan
Permintaan tingkat kematangan daging dengan deskripsi "sedang tapi jangan merah" sering bikin pelayan pusing. Chef di restoran steak memasak daging dengan presisi, jadi tingkat kematangan harus jelas. Rare, medium-rare, atau medium punya hasil yang berbeda. Menentukan pilihan sejak awal bikin proses masak lebih lancar dan menghindari salah paham.
6. Mengembalikan Steak yang Sebenarnya Sudah Sesuai
Pencahayaan dan potongan daging kadang bikin steak terlihat kurang matang. Sebelum mengembalikan, coba potong bagian tengahnya dulu. Banyak steak sebenarnya sudah dimasak sesuai pesanan. Pengembalian yang tidak perlu bisa mengganggu ritme dapur dan pelayanan.
7. Tetap Mengobrol saat Wine Disajikan
Penyajian wine memang singkat, tapi itu bagian dari pengalaman makan. Terus mengobrol tanpa memperhatikan pelayan bisa terkesan kurang menghargai prosesnya. Cukup beri perhatian sejenak. Sikap kecil ini bikin suasana makan terasa lebih nyaman dan berkelas.
Simak Video "Wagyu MB5 Tenderloin, Sajian Spesial di Tahun Baru"
[Gambas:Video 20detik] (yms/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN