Saat makan di rumah atau restoran, ada beberapa etiket yang sebenarnya perlu diperhatikan. Jangan sampai melakukan 5 kesalahan etiket seperti ini!
Etiket makan penting untuk diperhatikan karena mencerminkan rasa hormat kepada orang lain, mulai dari kepada tuan rumah, sesama tamu, atau kolega. Menerapkan etiket makan yang baik juga bisa menciptakan suasana nyaman, serta membangun citra diri positif dan profesional.
Beberapa hal mungkin seringkali dianggap sopan dan biasa saja. Namun etiket seperti ini tidak boleh dianggap remeh. Tidak menerapkan etiket makan yang sepatutnya bisa menimbulkan kesan buruk hingga mengganggu kenyamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pakar pun mengungkap kesalahan etiket yang sebaiknya dihindari. Dilansir dari Good Housekeeping (5/1), berikut daftarnya.
1. Menimbulkan suara dentingan gelas
Saat bersulang sebaiknya tidak menimbulkan suara. Foto: Getty Images/kokouu |
Pada beberapa pertemuan makan di rumah atau restoran, adegan bersulang sering dilakukan.
Pada saat bersulang, sebaiknya jangan membenturkan gelas terlalu kencang hingga menimbulkan suara besar. Sebab, tuan rumah atau pembuat acara mungkin menyajikan minuman dengan gelas terbaik mereka.
Jangan sampai benturan tersebut menyebabkan minuman tumpah ke meja dan merusak barang-barang yang lain.
Jika tetap mau melakukan 'toast' atau bersulang, lebih baik hanya mengangkat gelas dan mengangguk kepada tamu lainnya.
2. Meminta tagihan terpisah di akhir makan
Jangan minta tagihan makan dipisah di akhir karena akan merepotkan. Foto: iStock/Reddit |
Saat pergi makan bersama teman-teman di restoran, mungkin kamu mau membayar tagihan secara terpisah. Sebenarnya diperbolehkan, asal memintanya sebelum memesan. Jangan sampai di akhir, baru meminta tagihan makanan dipisah karena akan merepotkan staff.
Ketika tagihan terpisah diminta di akhir, pelayan harus mengingat atau mencocokan kembali siapa memesan apa. Hal ini memakan waktu lama dan menghambat mereka yang melayani meja lain.
Selain itu memisahkan item secara manual di kasir setelah transaksi juga bisa menyebabkan kesalahan input.
3. Meminta sisa makanan dibawa pulang
Penting juga untuk memperhatikan etiket. Jangan meminta sisa makanan dibawa pulang. Foto: mashed.com / Shutterstock |
Ketika sedang berada di sebuah acara, sebaiknya kamu tidak meminta tuan rumah untuk membawa pulang makanan sisa. Karena hal ini dianggap sebagai perilaku tidak sopan.
Makanan yang disediakan di acara adalah milik tuan rumah. Tanpa izin, mengambil makanan sisa dianggap tidak sopan. Membungkus makanan, terutama saat acara masih berlangsung juga memberi kesan serakah.
Etiket terbaik adalah tidak meminta. Tunggu sampai tuan rumah atau panitia acara menawarkan tamu membawa pulang sisa makanan di akhir acara.
4. Mengangkat jari kelingking saat memegang cangkir
Cara memegang cangkir juga penting diperhatikan untuk menjaga kesan sopan, elegan, dan profesional, terutama dalam acara yang lebih formal.
Jangan sampai mengangkat jari kelingking karena bisa dianggap tidak sopan, baik dalam tradisi minum teh kerajaan Inggris dan standar internasional.
Sedangkan secara teknis, kelingking juga seharusnya tetap ada di bawah atau merapat dengan jari lain untuk membantu menyeimbangkan cangkir.
5. Makan duluan sebelum tuan rumah
Sekalipun hanya pesta makan di rumah, beberapa etiket tetap perlu diperhatikan. Ketika tuan rumah sudah menyiapkan aneka makanan, para tamu jangan langsung menyantapnya. Tunggu sampai semua orang datang dan tuan rumah mempersilahkannya.
Etiket ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada tuan rumah sebagai penyedia hidangan.
Makan juga bukan sekadar memenuhi kebutuhan, tetapi juga menjadi kegiatan untuk berbagi momen. Ketika aktivitas ini dimulai secara bersamaan, semua orang di meja makan aka merasa dihargai dan tidak ada yang merasa tertinggal.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN