Tiram atau oyster adalah jenis seafood yang perlu diperhatikan konsumsinya. Jika penanganannya tidak tepat, konsumsi tiram mentah bisa berbahaya untuk kesehatan!
Otoritas Hong Kong menyelidiki puluhan korban keracunan makanan akibat konsumsi tiram mentah yang diduga terkontaminasi norovirus.
Otoritas kesehatan tengah menyelidiki dua klaster keracunan makanan yang diduga berkaitan dengan konsumsi tiram mentah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini melibatkan 5 orang di kawasan Wong Chuk Hang dan menjadi perhatian serius karena diduga terhubung dengan wabah serupa yang terjadi sebelumnya.
Pusat Perlindungan Kesehatan atau Centre for Health Protection (CHP) mengumumkan bahwa 5 korban, terdiri dari 2 pria dan 3 wanita berusia 30 hingga 38 tahun.
Ilustrasi tiram atau oyster. Foto: Site/Pool |
Dikutip dari The Standard (8/2), para korban mengalami gejala seperti diare, nyeri perut, muntah, dan demam.
Gejala tersebut muncul sekitar 14 hingga 49 jam setelah mereka menyantap tiram mentah di restoran Chef's Cut yang berlokasi di Southside pada 30 Januari lalu.
Dari 5 orang yang terdampak, 3 di antaranya sempat mencari bantuan medis, meski tidak sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Seluruh korban kini dilaporkan berada dalam kondisi stabil. Kasus ini diketahui memiliki keterkaitan dengan insiden serupa yang sebelumnya terjadi di cabang Chef's Cut di Kai Tak.
Oyster bisa berisiko bagi kesehatan jika diolah dengan cara yang salah. Foto: Site News |
Dalam kejadian tersebut, 6 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi tiram mentah dari sumber yang sama.
Menindaklanjuti kejadian ini, pihak berwenang langsung melakukan penyelidikan terhadap pihak restoran dan pemasok tiram, yakni Jeton International Food dan 88 Investment Holdings Limited.
Pusat Keamanan Pangan atau Centre for Food Safety (CFS) telah memerintahkan pemasok untuk menghentikan seluruh penjualan dan distribusi tiram.
Selain itu, juga meminta seluruh pelaku usaha makanan agar tidak menjual tiram dari sumber tersebut.
Pengawas CHP, Edwin Tsui Lok-kin, mengungkapkan adanya lonjakan signifikan kasus keracunan makanan dalam beberapa pekan terakhir.
"Sebanyak 34 insiden yang memengaruhi 108 orang tercatat antara 18 Januari hingga 7 Februari," ujarnya.
Ia menambahkan, "Dari hasil investigasi epidemiologi, 30 kasus atau sekitar 88 persen berkaitan dengan norovirus, dan seluruh pasien mengonsumsi tiram mentah dalam masa inkubasi."
Tsui menjelaskan bahwa tiram menyaring air laut dalam jumlah besar sehingga berpotensi mengakumulasi patogen jika dibudidayakan di perairan tercemar.
"Tiram mentah dan setengah matang termasuk makanan berisiko tinggi," tegasnya.
Dengan meningkatnya kasus infeksi terkait tiram, Tsui mengimbau masyarakat, terutama ibu hamil, anak-anak, lansia, serta mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah untuk tidak makan tiram mentah.
Guna memastikan konsumsi tiram mentah aman, kamu perlu memilih tiram segar dari produsen terpercaya. Cium baunya sesaat sebelum dimakan. Tiram segar harus beraroma laut, bukan amis busuk.
Penyimpanan tiram juga tak boleh sembarangan. Idealnya disimpan dalam kulkas suhu 0-4Β°C dengan ditutup kain basah atau di atas es. Tiram juga paling bagus dikonsumsi dalam 1-2 hari setelah dibeli.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN