Seorang netizen komentari staf restoran yang ditemui dan menyebutnya kurang ramah. Namun curhatannya berujung diserang netizen.
Sebuah unggahan media sosial dari seorang wanita Malaysia baru-baru ini viral dan memicu perdebatan. Khususnya yang berkaitan dengan dunia kuliner dan pelayanan makanan.
Wanita tersebut menyoroti sikap pelayan yang dinilainya perlu lebih tenang dan ramah saat melayani pelanggan. Dilansir dari Weird Kaya, (6/2/2026), seorang netizen menggunakan media Thread untuk memprotes kinerja pelayan di bisnis Food & Beverage (F&B).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aturan pertama, jangan emosi. Jika kamu emosian, artinya kamu tidak bisa berdamai dengan pelanggan. Aturan kedua, kamu harus terus memperlihatkan senyuman pada wajah, tak peduli apapun masalahmu," tulisnya pada sebuah utas.
Seorang netizen membagikan keluhannya terhadap pelayan. Foto: Weird Kaya |
Salah satu contoh kasus yang diberikannya adalah pengalamannya secara langsung. Ia mengatakan pernah melihat seorang staf restoran memperlihatkan ekspresi tidak ramah.
Staf tersebut juga sempat bersuara keras memerintahkan pelanggan untuk mengantre dengan benar. Namun netizen yang melihat utas tersebut justru menganggapnya lebih fokus pada emosi daripada pelayanannya.
Respons dari netizen terhadap postingan tersebut sangat beragam, bahkan cukup tajam. Banyak netizen yang menolak pandangan pengunggah, menilai bahwa saran itu terlalu meremehkan realitas kerja di industri F&B yang penuh tekanan.
"Saat ini Anda pelanggan, tetapi suatu hari mungkin Anda akan bekerja di ritel atau F&B juga. Baru saat itu Anda akan benar-benar memahami situasinya," tulis seorang netizen.
Tak disangka, keluhannya di media sosial justru menuai kontroversi dari netizen. Foto: Weird Kaya |
"Aturan menjadi pelanggan: jangan merasa paling berhak. Ingat, mereka juga manusia," timpal netizen lainnya.
"Aturan sebagai manusia, hidup jangan terlalu pahit. Akan terasa sangat pahit hidup ini kalau semuanya mau diprotes," tulis netizen lain.
Banyak netizen yang tega berkomentar tajam sebab salah satu kalimat dalam utas tersebut yang juga dianggap tak sopan. "Jika gagal menjalani dua aturan tersebut, maka kamu gagal menjadi pekerja." Kalimat itulah yang membuat netizen geram.
Hal ini menunjukkan masih banyak orang yang memiliki empati kepada menusia lainnya. Bahkan seorang pelayan sekalipun berhak mendapatkan perhatian dari pelanggan, tak hanya sekadar melayani saja.
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN