Tanpa perlu pamer kemewahan, ada hal-hal yang bisa bikin kamu terlihat berkelas saat di restoran. Mulai dari cara berkomunikasi dengan pegawai hingga cara memakai alat makan.
Makan di restoran bukan sekadar menikmati hidangan, melainkan juga pengalaman bersantap yang elegan sekaligus memuaskan. Cara duduk, bersikap, hingga berinteraksi di meja makan sering kali mencerminkan tingkat kenyamanan seseorang terhadap lingkungan restoran, terutama restoran kelas atas.
Para ahli etiket menyebut bahwa kelas tidak ditunjukkan lewat barang mahal, tetapi dari kebiasaan kecil yang terlihat tenang dan alami. Orang yang terbiasa makan di restoran mewah biasanya tidak berusaha tampil mencolok. Sikap yang ditunjukkan justru santai dan percaya diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Karyawan Meta Pamer Kantor Google, Netizen Iri gegara Mirip Kafe Mewah
Dilansir dari MSN (27/1), staf restoran berpengalaman bahkan dapat menilai latar belakang tamu hanya dari cara duduk dan berperilaku. Berikut 7 perilaku yang dapat membuat Anda terlihat elegan saat makan di restoran:
Saat berada di restoran, sebaiknya tak membaca menu terlalu lama. Foto: Ilustrasi istock |
1. Tidak Lama Memilih Menu
Tamu berkelas jarang menghabiskan waktu lama membaca menu. Menu diperlakukan sebagai panduan, bukan teka-teki. Pilihan dibuat dengan cepat, menandakan kepercayaan pada dapur dan pengalaman makan yang matang. Pertanyaan yang diajukan biasanya spesifik dan tidak berlebihan.
2. Penggunaan Serbet
Penggunaan serbet yang benar adalah langsung diletakkan di pangkuan tanpa dikibaskan. Lipatan diarahkan ke dalam agar noda tidak terlihat. Saat meninggalkan meja sementara, serbet diletakkan di kursi sebagai isyarat akan kembali. Setelah makan selesai, serbet diletakkan rapi di sisi kiri piring.
3. Mengatur Tempo Makan
Makan tidak dilakukan terburu-buru, tetapi juga tidak berlama-lama tanpa arah. Percakapan menjadi fokus utama, sementara makanan mengalir mengikuti ritme suasana. Isyarat nonverbal, seperti posisi alat makan, digunakan untuk berkomunikasi dengan staf.
4. Komunikasi dengan Staf
Perhatian pelayan diperoleh melalui kontak mata atau anggukan kecil, bukan dengan suara keras. Nama pelayan diingat dan digunakan dengan sopan. Kesalahan ditanggapi secara tenang tanpa menciptakan suasana canggung. Cara berkomunikasi dengan staf seperti inilah yang memunculkan kesan berkelas.
5. Menyerahkan Pilihan Wine Pada Ahlinya
Cara memilih wine saat santap di restoran juga bisa menandakan apakah kamu sudah terbiasa menikmati pengalaman bersantap elegan atau tidak. Alih-alih menyebut label mahal, lebih baik menyampaikan preferensi rasa secara umum. Kepercayaan pada rekomendasi sommelier menunjukkan fokus pada pengalaman, bukan pamer status.
Upayakan untuk menjaga meja restoran tetap rapi. Foto: iStock |
6. Meja tetap Rapi
Meja makan dibiarkan bersih tanpa ponsel, kunci, atau barang pribadi lainnya. Alat makan tidak dimainkan saat menunggu hidangan. Meja dibiarkan rapi agar suasana makan tetap nyaman dan fokus.
7. Menggunakan Alat Makan dengan Tenang
Alat makan digunakan dengan gerakan halus dan senyap. Posisi garpu dan pisau menjadi alat komunikasi nonverbal dengan staf. Kepatuhan terhadap etiket meja menunjukkan kebiasaan yang tertanam sejak lama.
Kebiasaan-kebiasaan ini tidak mencolok, tetapi membentuk kesan elegan yang kuat. Dalam dunia fine dining, ketenangan dan sikap alami sering kali 'berbicara' lebih lantang daripada simbol kemewahan.
Baca juga: RM Minang: Sotong Sambal hingga Paru Balado khas Minang di Singapura Sejak 1954
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN