Viral! Kafe Kucing Tutup Usai Beredarnya Video Penyiksaan Kucing

Viral! Kafe Kucing Tutup Usai Beredarnya Video Penyiksaan Kucing

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Selasa, 03 Feb 2026 12:30 WIB
Viral! Kafe Kucing Tutup Usai Beredarnya Video Penyiksaan Kucing
Foto: Must Share News
Jakarta -

Pemilik cat cafe atau kafe kucing seharusnya memprioritaskan kesejahteraan dan kenyamanan kucing. Jangan sampai malah menyiksa kucing hingga berujung kontroversi.

Kafe kucing biasanya identik dengan suasana lucu dan menenangkan. Pengunjung bisa menyeruput kopi sambil bermain dengan kucing-kucing yang menggemaskan.

Namun, citra manis tersebut mendadak rusak setelah sebuah kafe kucing di Bangkok diduga melakukan penyiksaan terhadap hewan. Kisahnya pun langsung mencuri perhatian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Must Share News (31/1), kafe bernama Just Cat Cafe menuai kecaman publik setelah sejumlah video beredar luas di media sosial. Video-video tersebut pertama kali dibagikan di grup Facebook Watchdog Thailand.

Dalam salah satu video, terlihat seorang pria melempar seekor kucing hingga tubuhnya membentur dinding. Video lain memperlihatkan kucing yang diinjak-injak, sementara rekaman berbeda menunjukkan anak kucing ditarik dengan kasar.

ADVERTISEMENT

Seluruh cuplikan tersebut diduga diambil di dalam area kafe saat tidak ada pengunjung. Unggahan itu juga disertai klaim bahwa beberapa kucing di kafe tersebut mengalami penyakit kulit karena kurangnya perawatan.

Tak butuh waktu lama, video tersebut menyebar luas dan mendapatkan lebih dari 10.000 reaksi serta ribuan kali dibagikan ulang oleh warganet. Banyak yang mengecam aksi tak terpuji ini.

Menanggapi reaksi keras publik, pihak Just Cat Cafe akhirnya mengumumkan penutupan kafe melalui akun Facebook resmi mereka. Kafe tersebut secara resmi berhenti beroperasi sejak 26 Januari 2026.

Pemilik kafe menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi. Dalam pernyataannya, pemilik mengklaim bahwa video tersebut bukan kejadian baru, melainkan diambil pada Agustus tahun sebelumnya.

Ia juga membantah tuduhan penelantaran, dengan menyebut bahwa kucing-kucing di kafenya rutin mendapatkan perawatan medis. Meski begitu, permintaan maaf tetap disampaikan karena video tersebut telah menimbulkan kemarahan dan kesedihan di kalangan pencinta hewan.

Kasus ini tidak berhenti di situ. Watchdog Thailand Foundation dilaporkan membawa masalah ini ke pihak kepolisian. Otoritas setempat pun turun tangan untuk menyelidiki dugaan penyiksaan hewan serta memastikan kondisi kucing yang ada di lokasi.

Di balik konsep kafe yang unik dan menghibur, kesejahteraan hewan harus tetap menjadi prioritas utama. Popularitas tidak seharusnya mengorbankan keselamatan dan kenyamanan makhluk hidup yang ada di dalamnya.

(adr/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads