Hawker centre bukan sekadar tempat makan di Singapura, melainkan bagian penting dari budaya kuliner di sana. Ada 6 hawker centre yang direkomendasika Michelin Guide, ini daftarnya!
Dari pagi hingga larut malam, pusat kuliner kaki lima ini menjadi ruang bertemunya tradisi, rasa, dan kebersamaan lintas generasi.
Situs kuliner bergengsi Michelin Guide pun memberi perhatian khusus pada hawker centre di Singapura yang dinilai konsisten menjaga kualitasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa di antaranya berdiri di kawasan bersejarah, ada pula yang dikenal luas hingga mancanegara. Masing-masing menawarkan suasana berbeda, mulai dari yang ramai wisatawan hingga favorit warga lokal.
Enam hawker centre rekomendasi Michelin Guide (03/02/2026) berikut ini dianggap mewakili wajah kuliner Singapura yang autentik, mudah diakses, dan cocok untuk dikunjungi wisatawan.
Berikut informasinya:
1. Maxwell Food Centre
Maxwell Hawker Centre. Foto: detikFood/Sonia P. Basoni |
Maxwell Food Centre merupakan salah satu hawker centre paling legendaris di Singapura. Dibuka sejak 1935 dan berlokasi tak jauh dari kawasan Chinatown, tempat ini menjadi persinggahan favorit warga lokal sekaligus wisatawan.
Lebih dari 100 kios makanan beroperasi di sini, menyajikan beragam kuliner khas Tionghoa, Melayu, Peranakan, hingga Asia Tenggara. Suasana ramai hampir sepanjang hari mencerminkan perannya sebagai pusat kuliner kaki lima lintas generasi.
Salah satu daya tarik utama Maxwell adalah keberadaan kios-kios ikonik yang populer, termasuk penjual nasi ayam Hainan Tian Tian yang kerap mengular antreannya dan masuk ke dalam daftar Michelin Bib Gourmand .
Maxwell Food Centre kerap disebut sebagai representasi utuh budaya hawker Singapura yang hidup, autentik, dan mudah diakses oleh siapa saja.
2. Chinatown Complex Market & Food Centre
Di posisi kedua, Michelin Guide merekomendasikan Chinatown Complex Market & Food Centre yang dikenal sebagai hawker centre terbesar di Singapura.
Dibangun pada 1983 dan diperbarui pada 2019, pujasera bertingkat ini menampung lebih dari 220 kios makanan yang berdiri di atas pasar tradisional. Lokasinya yang berada di jantung Chinatown menjadikannya mudah dijangkau dan digemari warga lokal.
Ragam hidangan yang tersedia sangat luas, mulai dari mie untuk sarapan, masakan khas Tionghoa, seafood hingga aneka pencuci mulut. Semuanya bisa ditemukan di sini!
3. 51 Old Airport Road Food Centre
Hawker Centre Singapura Rekomendasi Michelin Guide Foto: Site Culinary/Visual |
Didirikan pada awal 1970-an, 51 Old Airport Road Food Centre termasuk salah satu hawker centre tertua di Singapura yang dibangun khusus sebagai pusat kuliner.
Tempat ini menaungi lebih dari 160 kios makanan dan dikenal sebagai rumah bagi banyak penjual makanan legendaris yang sudah berjualan selama puluhan tahun. Popularitasnya terlihat dari antrean panjang yang muncul sejak pagi hingga malam hari.
Meski sudah direnovasi, tapi karakter klasik hawker centre inj tetap dipertahankan. Tata letaknya yang luas membuat pengunjung leluasa menjelajah dan mencoba berbagai hidangan di satu tempat.
4. Tiong Bahru Market & Food Centre
Hawker Centre Singapura Rekomendasi Michelin Guide Foto: Site Culinary/Visual |
Michin Guide juga merekomendasikan Tiong Bahru Market & Food Centre, yang berada di salah satu kawasan permukiman tertua di Singapura, dan dikenal memiliki suasana yang lebih santai.
Hawker centre ini dipenuhi kios-kios makanan favorit warga lokal yang menyajikan hidangan klasik seperti lor mee, prawn mee, dan nasi ayam atau chicken rice.
Mayoritas pengunjungnya merupakan penduduk sekitar, sehingga atmosfernya terasa akrab dan tak terlalu dipenuhi wisatawam. Setelah mengalami peningkatan fasilitas, area makan kini lebih bersih dan nyaman tanpa menghilangkan kesan tradisionalnya.
Lokasinya yang dikelilingi bangunan bersejarah dan kafe modern membuat Tiong Bahru Market mudah ditemukan.
5. Tekka Centre
Hawker Centre Singapura Rekomendasi Michelin Guide Foto: Site Culinary/Visual |
Tekka Centre terletak di kawasan Little India dan dikenal dengan nuansa warna-warni serta aroma rempah yang kuat. Awalnya bernama Zhujiao Centre, tempat ini berganti nama pada tahun 2000 agar lebih mudah diucapkan.
Tekka Centre memadukan pasar tradisional dan hawker centre dalam satu area yang ramai. Kuliner India menjadi sorotan utama, terutama nasi biryani yang dimasak dengan rempah pekat, roti prata, naan, serta kari kental.
Selain itu, tersedia pula hidangan Melayu-Muslim dan makanan lokal lainnya. Banyak pilihan halal dan vegetarian membuat Tekka Centre ramah bagi berbagai kebutuhan. Bersantap di sini memberi pengalaman kuliner yang lekat dengan ritme kehidupan Little India yang dinamis.
6. Newton Food Centre
Hawker Centre Singapura Rekomendasi Michelin Guide Foto: Site Culinary/Visual |
Terakhir, Michelin Guide merekomendasikan Newton Food Centre yang menarik dikunjungi. Pujasera ini merupakan salah satu hawker centre paling dikenal secara internasional, terutama setelah tampil dalam film Crazy Rich Asians di tahun 2018.
Dibuka kembali pada 2006 setelah renovasi, tempat ini terkenal dengan suasana terbuka yang ramai hingga larut malam. Lokasinya strategis, dekat kawasan Orchard dan Bukit Timah, sehingga mudah dijangkau wisatawan.
Deretan kios menyajikan hidangan populer seperti seafood bakar, kepiting lada hitam, carrot cake, dan bubur ikan Teochew. Meski sering dipadati pengunjung, variasi makanan tetap terjaga dengan kehadiran pedagang baru.
Simak Video "Martabak 'Low Sugar' dan Sruput Kopi di Pasar Alsut"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN