×
Ad

Ngopi Yuk!

Dari Kunyahan hingga Kotoran Hewan, 5 Kopi Mahal Ini Bikin Penasaran!

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 29 Des 2025 07:00 WIB
Foto: Site Culinary/Visual
Jakarta -

Berbeda dengan kopi pada umumnya, beberapa jenis kopi eksotik ini berasal dari kotoran dan sisa muntahan hewan. Intip daftarnya!

Dunia kopi tidak hanya mengenal proses sangrai dan seduh yang konvensional. Di berbagai belahan dunia, ada kopi-kopi eksotis yang justru lahir dari proses alami yang melibatkan hewan, mulai dari fermentasi di dalam sistem pencernaan hingga buah kopi yang dikunyah sebelum diolah.

Meski terdengar ekstrem, metode ini dipercaya menghasilkan karakter rasa yang unik, lebih lembut, dan berbeda dari kopi pada umumnya. Tak heran jika kopi-kopi tersebut dibanderol dengan harga fantastis dan menjadi incaran kolektor serta penikmat kopi kelas atas.

Proses produksinya pun terbatas, bergantung pada perilaku alami hewan dan kondisi alam tertentu. Keunikan inilah yang membuat kopi-kopi ini tak hanya jadi sekadar minuman.

Berikut lima jenis kopi mahal di dunia yang berasal dari kotoran hingga muntahan hewan:

1. Kopi Gajah

Dari Kunyahan hingga Kotoran Hewan, Kopi Mahal Ini Bikin Penasaran! Foto: Site Culinary/Visual

Kopi gajah atau Black Ivory berasal dari Thailand dan diproduksi melalui fermentasi biji kopi dalam sistem pencernaan gajah. Gajah diberi makan biji kopi Arabika pilihan yang tumbuh di dataran tinggi.

Dalam sistem pencernaan gajah, protein penyebab rasa pahit dari biji kopi terurai, menghasilkan kopi dengan karakter lebih lembut. Dibutuhkan sekitar 32 kilogram buah kopi untuk menghasilkan satu kilogram biji kopi siap konsumsi.

Proses yang rumit dan jumlah produksi terbatas membuat kopi ini sangat mahal, dengan harga sekitar Rp 1,7 juta per sajian. Cita rasanya khas dan dipengaruhi pola makan gajah itu sendiri.


2. Kopi Kelelawar

Dari Kunyahan hingga Kotoran Hewan, Kopi Mahal Ini Bikin Penasaran! Foto: Site Culinary/Visual

Kopi hsil dari kunyahan kelelawar ini diproduksi di Madagaskar dan dikenal dengan nama Bourbon Pointu. Berbeda dari kopi yang berasal dari kotoran hewan, kopi ini berasal dari buah kopi yang digigit atau dikunyah oleh kelelawar pemakan buah.

Setelah dikunyah, biji kopi yang tersisa kemudian dikumpulkan dan diproses lebih lanjut. Varietas ini merupakan mutasi dari Arabika yang langka. Kopi kelelawar dikenal memiliki aroma kompleks dan rasa yang bertahan lama di mulut.

Untuk menikmatinya, penikmat kopi harus merogoh kocek sekitar Rp 1,6 juta per 500 gram, setara dengan kualitas dan kelangkaannya.



Simak Video "Gulai Kerapu & Sayur Tauco Kok di Nasi Padang?"


(sob/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB