Gegara Beri Diskon Makan 50% untuk Staf, Manajer Resto Ini Dipecat

Gegara Beri Diskon Makan 50% untuk Staf, Manajer Resto Ini Dipecat

Riska Fitria - detikFood
Jumat, 29 Agu 2025 16:30 WIB
Ini Daftar Tahta Tertinggi Ayam Krispi yang Renyah dan Murah
Foto: Visual/X
Jakarta -

Seorang manajer dipecat secara tidak adil karena memberikan diskon 50% untuk staf saat memesan ayam dan kentang goreng. Begini kronologinya!

Adalah Peter Castagna-Davies, seorang manajer yang bekerja di sebuah pub bernama Wetherspoons. Manajer yang dikenal rajin itu telah bekerja lebih dari 20 tahun.

Selama bekerja, Peter memiliki rekam jejak yang bersih. Sebagai manajer ia juga dikenal profesional, adil, dan tidak pernah mengurangi kewajibannya dalam bekerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ia malah dipecat secara tidak adil oleh perusahaan hanya karena memberikan diskon setengah harga untuk staf yang memesan menu makanan di pub tersebut.

ADVERTISEMENT
Resep Sayap Ayam Goreng KrispiIlustrasi ayam goreng krispy. Foto: iStock

Dikutip dari Independent (20/8), saat insiden, ia sedang bekerja sebagai leader shift bar di The Pontlottyn di Abertillery, Monmouthshire.

Ketika itu, ada seorang staf yang memesan seporsi kentang goreng halloumi, ayam goreng, dan minuman berenergi untuk dibawa pulang. Kemudian, peter memberikan diskon 50% untuk staf itu.

Pada 31 Januari tahun lalu, ia memeriksa makanan berlebih yang terdiri dari dua porsi untuk setiap jenis makanan, dengan diskon 50% untuk seorang rekan kerja.

Rekan kerja tersebut membawa pulang makanan untuk dimakan. Menurut pengadilan, hal tersebut merupakan pelanggaran kebijakan perusahaan.

Remaja Ini Buta karena Terlalu Sering Makan Keripik dan Kentang GorengIlustrasi kentang goreng. Foto: Site News

Staf telah diberitahu mereka hanya boleh membeli makanan dengan diskon 50% untuk diri mereka sendiri dan makan di pub. Jika ingin bawa pulang makanan, mereka hanya mendapat diskon 20%.

Sementara itu, pihak Wetherspoons memutuskan Peter telah melanggar kebijakan perusahaan dan memecatnya karena pelanggaran berat.

Namun kini, ia kemungkinan akan menerima kompensasi setelah pengadilan memutuskan pemecatannya tidak wajar, berkat rekam jejaknya yang bersih selama bekerja.

Hakim Rachel Harfield, di pengadilan ketenagakerjaan di Cardiff, mendesak Wetherspoons dan Peter untuk menyepakati kompensasi di antara mereka dengan bantuan layanan mediasi.

Dalam peraturan perusahaan, staf berhak mendapatkan satu kali makan dan minuman ringan gratis selama shift mereka, dengan sisa makanan atau minuman tersedia dengan setengah harga dan hanya boleh dimakan di pub.

Pada Desember 2023, manajer pub memperingatkan staf tentang aturan tersebut akan ditegakkan lebih ketat setelah para pekerja di Inggris mengklaim gaji secara berlebihan.

Bulan berikutnya, Peter mengklaim dua porsi kentang goreng halloumi, dua porsi potongan dada ayam, dan dua kaleng minuman Monster dengan diskon 50 persen untuk seorang staf.

Ia mengenakan biaya Rp 320.000 dari yang seharusnya Rp 641.000. Stafnya tersebut yang merupakan seorang asisten dapur membawa pulang makanan tersebut untuk dimakan.

Namun Peter tidak tahu bahwa rekan kerjanya tersebut telah meninggalkan tempat dengan membawa makanan. Peter pun dipecat karena membiarkan rekannya membeli produk secara berlebihan dan mengizinkan membawa makanan pulang dengan diskon yang berbeda.




(raf/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads