Ini 5 Kopi Paling Populer di Asia Menurut TasteAtlas, Ada Kopi Luwak!

ADVERTISEMENT

Ngopi Yuk!

Ini 5 Kopi Paling Populer di Asia Menurut TasteAtlas, Ada Kopi Luwak!

Yenny Mustika Sari - detikFood
Selasa, 10 Jan 2023 06:00 WIB
Kopi telur khas Vietnam bernama ca phe trung
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Racikan kopi di Asia sangat beragam. TasteAtlas merilis beberapa kopi paling populer di Asia. Kopi luwak dan tubruk asal Indonesia masuk ke dalam daftarnya!

Kopi paling dasar biasanya diracik menjadi kopi hitam, tanpa atau memakai gula. Selain itu, ada racikan kopi yang unik dan menjadi ciri khas beberapa negara.

Dilansir dari TasteAtlas (19/12), ada beberapa racikan kopi paling populer di Asia. Ada dua jenis kopi khas Indonesia yang masuk ke dalam daftar populer tersebut. Sebut saja kopi luwak dan tubruk.

Baca Juga: Racik Sendiri Kopi Enak ala Barista Italia, Begini Caranya!

Berikut 5 kopi paling populer di Asia:

1. Kopi Tubruk

Kopi tubruk yang raciknnya kental dan kaya rasa ini adalah kopi paling populer di Indonesia. Cara meraciknya sebenarnya sederhana, hanya memerlukan air mendidih atau panas ke dalam cangkir atau gelas berisi bubuk kopi dengan gilingan halus maupun sedang.

Campuran tersebut diracik sampai tercampur dengan baik. Kopi ini kemudian dibiarkan selama beberapa menit sampai bubuk kopi mengendap di bagian bawah cangkir.

Meskipun gula tak wajib ditambahkan, kebanyakan orang memilih untuk menambahkan kopi dengan gula agar sedikit manis. Racikan kopi tubruk ini diyakini telah diperkenalkan oleh para pedagang dari Timur Tengah karena metode dan kopinya sangat mirip dengan racikan kopi Turki (Yunani).

2. Kopi Luwak

Luwak coffee is the typical balinese coffee made with beans defecated by civetsLuwak coffee is the typical balinese coffee made with beans defecated by civets Foto: iStock

Kopi luwak sudah terkenal seantero dunia. Kopi asli Indonesia ini memiliki cita rasa dan aroma yang sangat khas. Kopi luwak pun disebut kopi paling mahal di dunia, padahal proses pembuatan kopi ini berasal dari feses hewan luwak (musang).

Kopi luwak ditemukan pada awal abad ke-18 ketika Belanda memiliki perkebunan tanaman komersial. Luwak (musang) tersebut mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi menjadi incarannya.

Biji kopi yang dimakan oleh musang ini keluar dalam bentuk feses. Biji kopi itu dicuci hingga bersih dan dipanggang, kemudian diracik sehingga kopi dapat dinikmati. Kopi luwak ini juga terkenal dengan harga yang mahal yaitu sebesar $700 atau senilai Rp. 9.700.000 per kilogramnya.

3. Ca Phe Trung (Eggnog)

Kopi telur khas Vietnam bernama ca phe trungKopi telur khas Vietnam bernama ca phe trung Foto: Getty Images/iStockphoto

Vietnam juga memiliki ciri khas kopinya sendiri dengan tekstur yang creamy bernama ca phe trung. Kopi ca phe trung ini adalah kopi yang diracik bersama telur. Ada juga yang menyebut racikan kopi ini dengan nama eggnog.

Kopi telur Vietnam ini dibuat dengan cara mengocok kuning telur bersama susu kental manis kurang lebih 10 menit hingga mengembang. Pastikan teksturnya lembut seperti meringue. Kemudian, racikan telur ini dituangkan secara perlahan ke atas espresso yang panas. Bisa juga ditambahkan ke atas racikan es kopi.

Kopi telur ini pertama kali ditemukan pada tahun 1946, tepatnya di Hanoi, Vietnam. Saat itu, seorang bartender yang bekerja di hotel meracik gula dan telur sebagai pengganti susu. Pada saat itu juga, Vietnam sedang dilanda krisis susu.

Baca Juga: Ca Phe Trung, Kopi Campur Telur Khas Vietnam yang Creamy



Simak Video "Melihat Proses Pembuatan Kopi Toraja Secara Tradisional"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT