Gurih Pedas Nampol, Keunikan Kuliner Jawa Timur yang Bikin Kangen

ADVERTISEMENT

Uenake Poll! Kuliner Jawa Timur

Gurih Pedas Nampol, Keunikan Kuliner Jawa Timur yang Bikin Kangen

Riska Fitria - detikFood
Selasa, 22 Nov 2022 18:00 WIB
Kuliner khas Jawa Timur
Foto: iStock
Jakarta -

Kuliner Jawa banyak diidentikkan dengan rasa manis. Namun berbeda dengan Provinsi Jawa Timur yang kulinernya justru bercita rasa pedas, asin dan gurih.

Jawa Timur merupakan provinsi terluas di Pulau Jawa. Luas wilayahnya sekitar 47.922 km persegi dan total jumlah penduduk diperkirakan sekitar 41,14 juta jiwa, lapor Databoks Katadata (10/10/22).

Dikutip dari Jatimprov.go, secara administratif Jawa Timur terbagi menjadi 29 kabupaten dan 9 kota. Ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah kabupaten dan kota terbanyak di Indonesia.

Mulai dari Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Nganjuk, Bojonegoro, Tuban, Mojokerto, Kediri, Jombang, Lamongan, Malang, Pasuruan dan lainnya dengan Surabaya menjadi ibu kota provinsi.

Baca Juga: Beda Nama Makanan di Jawa Timur dan Jabodetabek yang Bikin Bingung

Kuliner khas Jawa TimurRawon salah satu Kuliner khas Jawa Timur yang banyak digemari. Foto: iStock

Karena banyaknya kabupaten di Jawa Timur tersebut membuat kulinernya pun beragam. Setiap daerah di Jawa Timur tentu memiliki kuliner dengan keunikannya tersendiri.

Secara keseluruhan, kuliner Jawa Timur memiliki cita rasa pedas dan gurih asin. Seperti di daerah Surabaya misalnya. Umumnya kuliner di daerah sana menggunakan terasi dan petis untuk memperkaya rasa.

Petis adalah pasta yang terbuat dari olahan ikan atau udang yang dimasak hingga airnya habis. Nah, hasil akhirnya berbentuk seperti pasta yang kental dengan warna hitam yang pekat.

Beberapa kuliner Jawa Timur yang menggunakan petis di antaranya ada rujak cingur, tahu tek, lontong kupang, tahu campur, lontong balap dan lainnya. Pemberian petis ini membuat rasa masakan menjadi lebih sedap.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Oleh-oleh Makanan Khas Blitar, Dijamin Enak!

Kuliner khas Jawa TimurTahu isi petis jadi salah satu Kuliner khas Jawa Timur yang populer. Foto: iStock

Selain itu, kuliner khas Jawa Timur juga identik dengan rasa pedas. Seperti nasi pecel dari berbagai daerah di Jawa Timur, di mana rasa bumbunya lebih cenderung pedas daripada manis.

Kemudian ada nasi tempong khas Banyuwangi yang disajikan sambal tempong yang pedas. Kata 'tempong' sendiri diartikan sebagai 'tampar'. Kata itu dipakai untuk mendeskripsikan rasa pedasnya.

Tak kalah pedas, di Nganjuk ada nasi tumpang. Kuliner ini memiliki kondimen seperti nasi pedas. Hanya saja untuk bumbunya tidak menggunakan bumbu kacang, melainkan bumbu tumpang.

Nah, bumbu tumpang itu terbuat dari tempe yang difermentasi selama 2-3 hari. Bukan hanya makanan saja, Jawa Timur juga memiliki kudapan khas lengkap dengan es tradisional.

Kuliner khas Jawa TimurKuliner khas Jawa Timur yang menggunakan petis. Foto: iStock

Kebanyakan es khas Jawa Timur berupa es campur tetapi dengan isian yang berbeda di setiap daerahnya. Seperti di Kabupaten Lamongan yang populer dengan es batil.

Batil sendiri artinya adalah roti basah yang dikukus. Nah, roti itulah yang menjadi isian es dengan kuah santan yang manis dan gurih. Ada juga es dawet siwalan atau lontar yang tak kalah segar.

Nah, di ulasan detikFood kali ini kami akan mengeksplor seputar kuliner Jawa Timur, mulai dari Kabupaten Madiun hingga Kabupaten Banyuwangi. Simak terus detikFood ya!.

Baca Juga: Malang Punya Sego Banting Murah Enak hingga Racikan Teh Artisan



Simak Video "Pencinta Rawon Merapat! Ada Warung Khas Jawa Timur yang Legendaris"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT