ADVERTISEMENT

Jika Muslim Makan Makanan Haram, Apakah Tubuhnya Jadi Haram? Ini Penjelasannya

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 14 Sep 2022 05:00 WIB
Makanan haram dan halal
Foto: iStock
Jakarta -

Bagi muslim, makanan dan minuman haram harus dihindari. Namun apa yang terjadi, jika seorang muslim mengonsumsi sesuatu yang haram? Apakah tubuhnya jadi haram?

Segala kehidupan umat muslim telah diatur oleh Allah SWT melalui pedoman hidup dalam Al-Qur'an. Salah satunya aturan soal makanan dan minuman yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Tentu Allah SWT memerintahkan hambanya untuk mengonsumsi yang halal dan meninggalkan yang haram. Namun apa jadinya, jika ada seorang muslim yang mengonsumsi sesuatu yang haram?

Hal ini pernah dijelaskan oleh dr. Zaidul Akbar dalam dakwahnya yang disiarkan di channel YouTubenya (10/08/22). Menurutnya, sebaiknya ketahui dulu apa efek yang muncul dari makan sesuatu yang haram.

Baca Juga: Hikmah Makan dengan Tangan, Kebiasaan Baik yang Dicontohkan Rasulullah SAW

Makanan haram dan halalKetika muslim makan makanan haram dan ia tahu bahwa itu haram makan itu dosa. Namun, jika ia tidak tahu maka ia tidak berdosa. Foto: iStock

"Lebih buruk ketika kita tahu bahwa makanan itu haram, dibandingkan dengan ketika kita tidak tahu," ujar dr. Zaidul Akbar.

Maksudnya, ketika muslim makan makanan haram dan ia tahu bahwa itu haram makan itu dosa. Namun, jika ia tidak tahu maka ia tidak berdosa.

Lebih lanjut, dr. Zaidul Akbar juga menyarankan bagi muslim yang mengonsumsi makanan dan minuman haram untuk sebaiknya bertobat. Karena dengan bertobat bisa menggugurkan dosa.

"Tobatnya itu akan menggugurkan dosa, termasuk mengonsumsi produk tidak halal. Karena Allah SWT maha pengampun," ujarnya.

Baca Juga: Ada Nasi Ayam Rp 1.500 di Solo, Netizen: Jualan Nyari Hikmahnya

Makanan haram dan halalJadi, ketika seorang muslim mengonsumsi makanan dan minuman haram dalam keadaan sadar, kemudian bertobat, maka Allah SWT akan mengampuni dosanya. Begitu juga dengan tubuhnya. Foto: iStock

Jadi, ketika seorang muslim mengonsumsi makanan dan minuman haram dalam keadaan sadar, kemudian bertobat, maka Allah SWT akan mengampuni dosanya. Begitu juga dengan tubuhnya.

Hal tersebut tidak akan membuat tubuhnya lantas menjadi haram. Dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa yang terpenting setelah bertobat tidak mengulangi kesalahan yang sama.

"Yang haram tidak usah dipikirkan, kita bertobat dan yang terpenting jangan diulangi lagi," lanjur dr. Zaidul Akbar.

Baca Juga: Keutamaan Makan Bersama Satu Nampan Seperti Ajaran Nabi Muhammad SAW



Simak Video "Menengok Restoran Halal di Angeles City, Filipina"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT