5 Kue Klasik Warisan Belanda yang MasihPopuler hingga Kini

ADVERTISEMENT

Kuliner Pusaka Indonesia

5 Kue Klasik Warisan Belanda yang MasihPopuler hingga Kini

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 18 Agu 2022 10:30 WIB
Pandan cake dan lapis legit
Foto: iStock

4. Kaasstengels

kaastengelskaastengels Foto: Instagram

Kaasstengels populer sebagai kue kering rasa keju di Indonesia. Kaasstengels berarti 'batang keju'. Berasal dari 'Kaas' yang merupakan bahasa Belanda 'Keju' dan 'Stengels' yang berarti 'Batang'. Kaasstengels dibuat dari adonan tepung terigu, telur, margarin, dan parutan keju.

Ciri khas kaastengels ada pada bentuknya yang persegi panjang. Umumnya dengan panjang 3-4 cm dan lebar 1 cm. Kaasstengels enak dibuat dari keju tua seperti gouda dan edam. Sehingga aroma dan rasa gurihnya lebih kuat.

Sementara kalau di Indonesia sendiri, Kaastengels ini dibuat dengan beberapa keju yang lebih terjangkau. Sehingga ada perbedaan rasa antara kue keju Belanda dengan yang versi Indonesia ini. Namun sama-sama enak.

5. Lidah Kucing

Tak kalah banyak penggemarnya, kue lidah kucing wajib ada menemani hari raya Lebaran di Indonesia. Termasuk ke dalam kue kering klasik yang dipengaruhi kuliner Belanda.

Nama lidah kucing diambil dari 'Kattetong', yaitu bahasa Belanda dari 'cat' dan 'tongue'. Bentuknya tipis pipih, dengan rasa buttery seperti cookies.

Bahan-bahan yang digunakan juga sederhana, seperti tepung terigu, butter, susu bubuk, sampai putih telur. Kini variasi lidah kucing cukup beragam, ada yang rasa cokelat, keju hingga pelangi.

Baca Juga: 'Ontbijtkoek' Kue Jadoel dengan Rasa Rempah Khas Belanda, Sudah Coba?" selengkapnya



Simak Video "Bocoran Sajian Menu Kuliner Akad Nikah Kaesang dan Erina"
[Gambas:Video 20detik]

(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT