5 Kue Klasik Warisan Belanda yang MasihPopuler hingga Kini

ADVERTISEMENT

Kuliner Pusaka Indonesia

5 Kue Klasik Warisan Belanda yang MasihPopuler hingga Kini

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 18 Agu 2022 10:30 WIB
Pandan cake dan lapis legit
Foto: iStock
Jakarta -

Banyak warisan kuliner Belanda yang masih digemari oleh orang Indonesia sampai sekarang.Seperti beragam kue Belanda yang hingga kini masih populer.

Sempat menduduki Indonesia selama lebih dari 350 tahun lamanya, pengaruh budaya kuliner Belanda masih membekas dan bisa dilihat dari beberapa makanan populer yang ada di Indonesia.

Seperti semur daging yang merupakan hidangan khas Belanda dengan nama Smoor. Kemudian ada Selat Solo, hidagan steak tradisional yang terinspirasi dari kuliner Belanda dari biefstuk, atau biefstuk

Begitu juga dengan aneka kue yang masih digemari sampai kini. Dari klapertart hingga kaastengel.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Warisan Nenek Moyang yang Kini Tetap Lezat Dinikmati" selengkapnya


1. Klapertart

4 Fakta Klapertart, Kue Natal Khas Manado Warisan Belanda4 Fakta Klapertart, Kue Natal Khas Manado Warisan Belanda Foto: iStock

Klapertart merupakan peninggalan Belanda. Klapertart diambil dari kata 'klaper' artinya kelapa dan 'taart' yang artinya kue , jadi klapertart artinya kue kelapa.

Dikutip dari Jurnal of Ethnic Foods Universitas Surya yang berjudul "Klappertaart: an Indonesian-Dutch influenced traditional food" (2018), kue ini awalnya ditemukan oleh seorang perempuan Belanda yang tinggal di Indonesia pada masa penjajahan Belanda.

Orang Belanda tersebut menyadari bahwa di Indonesia memiliki perkebunan kelapa yang sangat banyak. Kemudian, ia bereksperimen untuk mencampurkan kelapa muda ke dalam resep tart atau pie.

2. Ontbijtkoek

Secara harfiah, ontbijtkoek berarti 'kue sarapan.' Nama lainnya adalah peperkoek atau pepper cake karena dibuat dari campuran rempah seperti cengkeh, kayu manis, pala, dan jahe. Sementara bahan utamanya adalah campuran tepung gandum hitam atau tepung terigu.

Ciri khas ontbijtkoek dari Belanda ini adalah warnanya cokelat, hasil dari pemakaian brown sugar atau gula palem. Untuk teksturnya kering karena tidak menggunakan lemak seperti margarain, mentega, atau minyak sama sekali.

Untuk menikmati ontbijtkoek, orang zaman dulu menjadikannya sebagai roti tawar. Satu iris ontbijtkoek diberi olesan mentega yang tebal. Paling enak dimakan hangat-hangat setelah baru selesai dipanggang.

Kini ontbijkoek masih banyak ditemui di beberapa bakery klasik di Indonesia, bentuknya mirip seperti bolu hanya saja rasa rempahnya lebih terasa.

3. Spekkoek

Dijuluki Kue Seribu Lapis, Ini 5 Fakta SpekkoekDijuluki Kue Seribu Lapis, Ini 5 Fakta Spekkoek Foto: iStock

Spekkoek adalah cikal bakal kepopuleran lapis legit di Indonesia. Spekkoek pertama kali ditemukan pada masa kolonial Belanda di Indonesia yang terinspirasi kue lapis Eropa. Kuncinya ada pada pemakaian banyak rempah yang merupakan favorit orang Eropa.

Beberapa rempah yang dipakai pada spekkoek antara lain kapulaga, kayu manis, cengkih, bunga pala, dan adas manis. Seiring waktu, pemakaian rempah ini mengalami penyesuaian.

Bahan lainnya memakai kuning telur, tepung terigu, gula, dan mentega. Butuh kesabaran dan ketelitian untuk membuat kue yang tersusun dari banyak lapisan ini.



Simak Video "Saat Bellingham Salting Dipuji Henderson, Lalu Ditanya Gabung Liverpool"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT