Bubble Tea Pakai Daun Ganja Jadi Tren Minuman Terbaru di Thailand

ADVERTISEMENT

Bubble Tea Pakai Daun Ganja Jadi Tren Minuman Terbaru di Thailand

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 04 Agu 2022 18:30 WIB
Bubble Tea Pakai Daun Ganja Jadi Tren Minuman Terbaru di Thailand
Foto: Site News
Jakarta -

Semenjak penggunaan ganja dilegalkan di Thailand ada beragam makanan dan minuman pakai ganja. Yang terbaru bubble tea yang mengandung daun ganja.

Thailand menjadi salah satu negara pertama di Asia yang melegalkan penggunaan ganja. Kebijakan ini diikuti dengan langkah Kementerian Pertanian Thailand yang membagikan ganja secara gratis.

Di sana muncul pop-up bar hingga ragam menu minuman dan makanan restoran dan kafe yang menggunakan ganja. Semuanya dipromosikan untuk menarik minat pengunjung.

Salah satunya di Provinsi Chonburi, Thailand. Ada gerai minuman bubble tea kekinian bernama Dek-Cha, yang diminati banyak orang karena mengeluarkan varian menu terbaru. Bubble tea yang mengandung daun ganja.

"Kami meihatnya sebagai pilihan tambahan untuk menu minuman kita, karena ini sedang ngetren. Ganja sendiri punya manfaat kesehatannya jika digunakan dalam takaran yang direkomendasikan. Karena kandungan ganja di minuman ini sangat amat rendah," jelas Nitisit Wongsasiriwatthana, selaku pemilik gerai minuman Dek-Cha.

Baca Juga: Ganja Legal di Thailand, Kini Ada Nasi Pakai Ayam yang Diberi Pakan Ganja" selengkapnya

Lebih lanjut Nitsit menjelaskan ketika ganja digunakan dengan benar, ini bisa membantu meningkatkan kesehatan. Karena itu dibuat minuman untuk pelanggan yang peduli pada kesehatan mereka.

Bubble Tea Pakai Daun Ganja Jadi Tren Minuman Terbaru di ThailandBubble Tea Pakai Daun Ganja Jadi Tren Minuman Terbaru di Thailand Foto: Site News

Seperti diketahui Thailand melegalkan ganja pada tanggal 9 Juni lalu. Namun dengan peraturan penggunaan yang sangat ketat, yaitu setiap makanan dan minuman yang mengandung ganja, tak boleh lebih mengandung lebih dari dari 0.2% tetrahydrocannabinol (THC). Senyawa pada ganja yang membuat orang menjadi mabuk atau teler.


Legalisasi ganja ini sudah menimbulkan dampak yang baik di industri makanan dan minuman yang menggunakan ganja, produk kesehatan dan sebagainya.

Menurut Champ, selaku salah satu konsumen di Dek-Cha, rasa bubble tea ganja ini mirip dengan minuman teh pada umumnya.

"Menurut saya, rasanya mirip seperti minuman teh pada umumnya. Berbeda memang dengan rasa teh China, tapi aroma dan rasanya itu lebih mirip teh herbal," ungkap Champ.

Selain bubble tea, ada juga kue pandan yang dibuat menggunakan campuran ganja kering yang cukup populer di Thailand. Banyak orang yang mengklaim bahwa makanan dan minuman mengandung ganja ini, membuat mereka lebih relaks dan tidur mereka menjadi lebih nyenyak.

Sebelumnya pemerintah Thailand sudah mengeluarkan peraturan penggunaan ganja legal ke publik.

Salah satu isi peraturan tersebut menjelaskan bahwa setiap pelaku usaha makanan, operator makanan termasuk supermarket, restoran, tempat makan, dan sebagainya wajib mencantumkan keterangan ini.

"Harus jelas tertera makanan yang mengandung ganja di label kemasan.Wajib mencantumkan nama makanan yang mengandung ganja, wajib mencantumkan berapa banyak daun ganja yang digunakan dalam satu porsi makanan tersebut," bunyi peraturan tersebut.

Baca Juga: Ganja Legal di Thailand, Pemerintah Buat Aturan Makanan Pakai Ganja" selengkapnya



Simak Video "Perusahaan di Bangkok Bikin Pizza dengan Topping Ganja"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT