Agar Lahap Peneliti Sarankan Anak Makan Pakai Tangan dengan Mulut Terbuka Lebar

ADVERTISEMENT

Agar Lahap Peneliti Sarankan Anak Makan Pakai Tangan dengan Mulut Terbuka Lebar

Sonia Basoni - detikFood
Selasa, 02 Agu 2022 11:30 WIB
Agar Lahap Peneliti Sarankan Anak Makan Pakai Tangan dengan Mulut Terbuka Lebar
Foto: Ilust iStock/Site News
Jakarta -

Penelitian ini sarankan anak-anak untuk makan dengan mulut terbuka dan makan menggunakan tangan. Ini alasannya!

Bagi orang Asia, seperti di Indonesia atau India, makan dengan tangan merupakan hal yang biasa dan sudah ada sejak dulu. Tapi di negara barat, makan dengan tangan ini masih jadi hal yang dianggap kurang sehat.

Dilansir dari The Sun (25/07), baru-baru ini penelitian yang dipimpin oleh profesor dari Oxford of Experimental Psychoclogy, bernama Charles Spence justru menganjurkan anak-anak untuk makan dengan mulut terbuka dan makan pakai tangan.

Baca Juga: Bicara dengan Mulut Penuh Makanan Dianggap Biasa Oleh Anak Muda" selengkapnya

Meski kedua kebiasaan makan ini sering dianggap tak sopan. Tapi rupanya bisa membuat anak-anak lebih menikmati rasa makanan mereka.

Penelitian didasarkan hasil analisa penelitian bahwa daging, buah dan sayuran semuanya mengandung senyawa organik yang mudah menguap.

Makan dengan mulut terbuka membuat senyawa organik ini bisa sampai ke bagian belakang hidung, yang memicu neuron sensorik penciuman.Karenanya membuat rasa makanan jadi lebih enak, dan pengalaman makan juga meningkat.

Agar Lahap Peneliti Sarankan Anak Makan Pakai Tangan dengan Mulut Terbuka LebarAgar Lahap Peneliti Sarankan Anak Makan Pakai Tangan dengan Mulut Terbuka Lebar Foto: Ilust iStock/Site News

"Selama ini cara makan kita salah. Dengan makan menggunakan metode mulut sedikit terbuka, kemungkinan bisa berkontribusi kepada indra penciuman dan persepsi kita terhadap makanan secara keseluruhan," ungkap Spence.

Spence mengungkapkan bahwa bunyi dari kunyahan atau tekstur makanan yang membuat orang lebih menikmati makanan mereka.Karenanya memunculkan persepsi bahwa makanan yang mereka santap lebih enak.

"Kita seharusnya tidak peduli dengan etiket makan, kita harus makan dengan mulut terbuka," ungkapnya.

Spence tak berhenti hingga di sana. Kini ia dan timnya tengah meneliti lebih lanjut, efek atau dampak dari persepsi terhadap makanan, dan mempelajari fungsi otak lebih lanjut.

Ia juga menyarankan agar orang-orang termasuk anak-anak bisa membiasakan diri makan dengan tangan sebisa mungkin. Untuk menikmati tekstur makanan dan sentuhan sebelum makanan tersebut dilahap ke dalam mulut.

Baca Juga: 10 Cara Memakai Sumpit, Ternyata Etikanya Beda di Tiap Negara" selengkapnya



Simak Video "Jejak Gado-gado Legendaris di Cikini"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/sob)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT