ADVERTISEMENT

Jangan Asal Komentar, Ini Hukum Mencela Makanan Menurut Islam

Riska Fitria - detikFood
Jumat, 22 Jul 2022 05:00 WIB
Hukum mencela makanan
Foto: iStock
Jakarta -

Sadar atau tidak tren tantangan makanan di TikTok sering ditanggapi dengan beragam komentar, termasuk celaan. Hal ini dilarang dalam ajaran Islam.

Natto merupakan makanan khas Jepang yang terbuat dari kacang kedelai fermentasi. Proses fermentasi tersebut menyebabkan makanan teksturnya menjadi berlendir dan aromanya tajam.

Karena itulah tengah ramai di TikTok tantangan makan natto. Hampir semua kreator konten mengatakan hal yang sama, "bau" dan "iyuh". Bahkan mereka menampilkan rasa ingin mual.

Mungkin aromanya memang tajam, tetapi sebaiknya jangan berkata buruk soal makanan. Hal ini diajarkan dalam Islam bahwa adanya larangan mencela dan menghina makanan.

Baca Juga: Hukum Pegawai Mengambil Sisa Dagangan Makanan yang Tak Laku

NattoProses fermentasi pada natto menyebabkan makanan teksturnya menjadi berlendir dan aromanya tajam. Foto: iStock

Ustaz Khalid Basalamah dalam ceramahnya di video YouTube Muslim Clips (02/10/21) menyebutkan bahwa mencela makanan adalah perilaku yang tidak baik. "Jangan bilang kok asin sekali, kok begini, kok begitu," ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Larangan mencela makanan juga pernah dijelaskan dalam sebuah riwayat bukhari muslim dari Abu Hurairah ra, beliau berkata:

"Nabi Muhammad SAW tidak pernah sama sekali menghina dan mencela semua jenis makanan. Apabila beliau suka belia memakannya, apabila beliau tidak suka, beliau pun meninggalkannya,".

Hal serupa juga pernah dialami sendiri oleh Ustaz Khalid Basalamah. Ia pernah menghidangkan susu kepada gurunya yang bertamu ke rumah. Kemudian susu tersebut diminum sedikit lalu diletakkan.

Hukum mencela makananDalam hadis dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah sama sekali menghina dan mencela semua jenis makanan. Foto: iStock

Baca Juga: Bagaimana Hukum Makan Tulang dalam Pandangan Islam?

"Saya tanya, 'Kenapa tidak diminum?' Beliau cuma menjawab, 'Jazakallah cukup'," ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Setelah gurunya pulang, Ustaz Khalid Basalamah lantas mengecek susu tersebut dan ternyata susu itu tidak tidak baik untuk dikonsumsi. Ustaz Khalid langsung tertegun dengan adab yang dilakukan gurunya tersebut.

"Beli tidak bilang 'ini rusak akhi kenapa dihidangkan?' gak ada bahasa-bahasa seperti itu," tuturnya.

Adanya larangan mencela makanan sebab pada hakekatnya makanan merupakan ciptaan Allah SWT. Selain itu, makanan merupakan berkah. Ada sisi lain dari terkait dengan larangan ini.

Celaan terhadap makanan akan menyebabkan adanya rasa sedih dan menyesal di dalam hati seseorang yang menyajikan makanan tersebut. Begitu juga dengan natto.

Seperti halnya dengan rasa mual yang ditunjukkan saat makan natto, bisa jadi membuat masyarakat Jepang tersinggung karena makanan khasnya mendapat celaan.

Baca Juga: Bagaimana Hukum Islam Mengenai Makan di Acara Pernikahan?



Simak Video "Masak Masak: Tomat Keju Menu Sarapan ala Bule"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT