ADVERTISEMENT

Kecap Bisa Menjadi Makanan Tidak Halal Jika Memakai Bahan Ini

Riska Fitria - detikFood
Selasa, 19 Jul 2022 13:30 WIB
Titik kritis kehalalan kecap
Foto: iStock
Jakarta -

Pada masakan Indonesia sering menggunakan kecap sebagai penambah cita rasa. Namun, kamu perlu mengetahui kecap juga bisa tidak halal karena bahan-bahannya.

Kecap memiliki berbagai macam jenisnya, ada kecap manis, kecap asin, kecap ikan dan kecap Inggris. Kecap yang umum digunakan di Indonesia adalah kecap manis dan kecap asin.

Kedua jenis kecap tersebut sama-sama terbuat dari kedelai dan gandum yang difermentasi selama berbulan-bulan. Proses fermentasinya dibantu oleh mikroba yang dapat memecah protein dan karbohidrat.

Mikroba tersebut adalah jenis kapang Aspergillus, khamir Saccharomyces dan juga bakteri Bacillus dan Lactobacillus. Proses pembuatannya bisa berlangsung antara 7-10 bulan.

Baca Juga: Resep Telur Ceplok Kecap yang Sederhana, Gurih Manisnya Mantul

Titik kritis kehalalan kecapProses fermentasi kecap bisa memakan waktu 7-10 bulan Foto: iStock

Tergantung dari kondisi fermentasi dan jenis bahan bakunya. Selain itu, suhu dan kelembaban yang mempengaruhi fermentasi perlu dikontrol agar menghasilkan kecap bermutu tinggi.

Karena itu, biasanya pengusaha melakukan rekayasa-rekayasa yang kurang baik. Misalnya dengan menambahkan perasa kecap, menambah bahan pewarna meskipun proses fermentasi belum selesai.

Selain itu, ada pula yang membuat kecap versi murah dengan bahan baku acid hydrolyzed vegetable protein. Jika dilihat dari bahan baku dan proses pembuatannya, kecap halal untuk dikonsumsi.

Baca Juga: Intip Resep Sate Kambing Empuk-Antiprengus dari Warung Pak Bustaman

Apes! Niat Makan Bakso Pakai Kecap yang Keluar Malah Bikin KecewaSecara tradisional pembuatan kecap ada juga yang menambahkan rasa dan aroma Foto: Twitter FFess/Site

Namun, secara tradisional pembuatan kecap ada juga yang menambahkan rasa dan aroma. Biasanya bahan yang digunakan untuk menambahkan itu adalah sumsum tulang binatang, kepala ayam, kepala ikan hingga darah dan tulang-tulang hewan.

Nah, bagian inilah yang menjadi titik kritis kehalalan kecap. Sebenarnya itu tidak jadi masalah, selama tulang yang digunakan dari hewan-hewan halal dan disembelih dengan syariat islam, seperti yang dikutip dari Halal MUI.

Namun, penggunaan tulang-tulang yang tidak jelas asal-usulnya dan penggunaan darah dapat menimbulkan masalah dalam kehalalan makanan. Karenanya perlu hati-hari saat memiliki kecap kemasan agar memilih yang sudah bersertifikat.

Baca Juga: Tak Sengaja Tuang Sebotol Kecap ke Soto, Pria Ini Malah Ngakak



Simak Video "Hasil Pengecekan BPOM soal Kecap Manis-Saus ABC yang Ditarik Singapura"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT