Makan Natto Tren di TikTok, Begini Hukum Konsumsinya dalam Islam

ADVERTISEMENT

Makan Natto Tren di TikTok, Begini Hukum Konsumsinya dalam Islam

Riska Fitria - detikFood
Minggu, 17 Jul 2022 05:00 WIB
Natto
Foto: iStock
Jakarta -

Ramai orang Indonesia menantang dirinya makan natto, makanan khas Jepang yang berbau menyengat dan berlendir. Tunggu dulu, apakah natto halal?

Natto merupakan makanan khas Jepang yang terbuat dari kacang kedelai fermentasi. Dalam proses fermentasi tersebut memerlukan bantuan bakteri khusus yang disebut Bacillus Subtilis.

Nah, dari proses tersebut kemudian menghasilkan enzim nattokinase. Enzim itu dapat memberikan manfaat, mulai dari mengencerkan gumpalan darah, mencegah hipertensi, angina dan penyakit arteri perifer.

Selain itu, natto juga dikemas dengan nutrisi lainnya, seperti vitamin C, B6, folat, mangan, zat besi, magnesium dan selenium. Namun di balik itu, penampilan natto membuat beberapa orang mual.

Baca Juga: Natto Tercantik di Dunia Ini Terlihat Bersih Tanpa Lendir!

NattoNatto merupakan makanan khas Jepang yang terbuat dari kacang kedelai fermentasi. Foto: iStock

Aromanya berbau menyengat, teksturnya berlendir dan lengket. Karena hal itulah, belakangan ini ramai orang Indonesia menantang diri mereka sendiri untuk makan natto.

Cara makan natto adalah dengan dicampur kecap asin dan mustard. Umumnya natto dijadikan menu sarapan. Namun, apakah natto halal dikonsumsi bagi muslim?

Dikutip dari Foddiversity, berdasarkan bahan dan proses pembuatannya, natto merupakan makanan yang halal, sama halnya seperti tempe. Hal ini lantaran bakteri Bacillus Subtilis tidak dapat memecah alkohol.

"Natto sendiri difermentasikan oleh Bacillus Subtilis (natto-kin atau bakteri natto) yang memecah protein-protein, dimana berbeda dengan makanan fermentasi lain yang memecah gula untuk memproduksi alkohol selama proses fermentasi," sebut pakar.

Baca Juga: Ini 5 Menu Sarapan yang Sering Dikonsumsi Orang Tertua di Dunia

Natto Makan natto halal selama tidak disajikan dengan saus yang mengandung alkohol. Foto: iStock

Di dalam ajaran Islam sendiri hukum asal setiap makanan atau benda apapun adalah halal sampai ada dalil yang mengharamkannya. Seperti dalam fiqih: "Hukum asal dari sesuatu (keduniaan) adalah mubah sambal ada dalil yang melarangnya,".

Jadi, jika dilihat dari bahan dan proses pembuatannya maka natto halal dikonsumsi. Namun, ada titik kritis yang perlu diperhatikan, yakni pada penggunaan saus untuk makan natto.

Sebagian besar saus natto mengandung alkohol dengan persentase rendah. Itu memang tidak menyebabkan mabuk, tapi lebih baik menghindarinya jika khawatir dan tidak yakin.

Dan karena adanya kandungan alkohol bisa jadi membuat natto yang tadinya halal menjadi haram jika dicampur saus mengandung alkohol.

Di Jepang sendiri, natto banyak dikonsumsi oleh ibu hamil dan anak-anak. Dikutip dari Baby Calendar, jika pun ada kandungan alkohol dalam saus itu sangat kecil.

Selama tidak dikonsumsi dalam jumlah banyak setiap harinya, maka tidak akan terlalu berpengaruh pada kesehatan.

Jadi kesimpulannya adalah makan natto halal selama tidak disajikan dengan saus yang mengandung alkohol.

Baca Juga: Unik! Netizen Ini Bikin Pizza Topping Nasi Padang hingga Natto



Simak Video "Bikin Laper: Resto Pasta Mungil yang Hits di Kemang"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT