ADVERTISEMENT

Remaja 17 Tahun Sukses Buka Toko Es Krim, Terinspirasi Pengusaha McD

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 14 Jul 2022 15:00 WIB
Remaja 17 tahun punya toko es krim
Foto: omaha.com / Betsie Freeman
Jakarta -

Remaja 17 tahun di Omaha, Amerika Serikat ini sukses mewujudkan mimpinya membuka toko es krim. Dirinya lebih pilih menjadi wirausahawan dibanding melanjutkan kuliah.

Setiap orang pasti punya mimpinya masing-masing, namun tak semua mimpi dapat diwujudkan dengan cepat. Ada dari mereka yang harus berusaha lebih lama untuk meraih apa yang diinginkan.

Beruntungnya, remaja laki-laki ini berhasil mewujudkan keinginannya lebih awal. Di usianya yang masih muda, seorang siswa SMA bernama a'Ron Burns sudah memiliki toko es krim sendiri.

Melansir omaha.com (11/07), toko es krim bernama Roll-N-Sweetz ini telah dibuka oleh Burns selama satu bulan. Toko yang terletak di Omaha Utara, Amerika Serikat itu menjual es krim gulung dengan berbagai campuran rasa dan resep rahasia.

Meskipun usia Burns tergolong muda, tetapi ternyata pikirannya sudah cukup matang. Dia tidak membuka toko es krim ini begitu saja hati. Sebelum membukanya, Burns telah menyusun strategi yang matang.

Remaja 17 tahun ini memang sudah tertarik dengan bisnis sejak masih kecil. Burns bahkan belajar tentang bisnis secara mandiri.

Remaja 17 tahun punya toko es krimRemaja 17 tahun berhasil dirikan toko es krim miliknya sendiri. Foto: omaha.com / Betsie Freeman

Dirinya sering membaca buku mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kewirausahaan. Ia sangat terinspirasi oleh Ray Kroc, pengusaha McDonald's yang membuat restoran fast food ini jadi besar.

Di usia yang masih belia, biasanya banyak remaja seumuran Burns yang lebih memilih menghabiskan waktunya untuk bermain atau melakukan aktivitas yang menyenangkan, tetapi Burns justru memilih belajar bisnis. Burns sempat mengambil sekolah musim panas di Omaha Burke.

Dalam mendirikan toko es krim itu, Burns tak semata-mata mengejar bisnis atau keuntungan saja, tapi ada ide mulia yang juga ingin diwujudkan oleh remaja ini.

Burns menargetkan kawasan Omaha Utara karena dia juga ingin mendukung komunitasnya. Dengan membangun toko es krim itu, Burns berharap bisa membuka lapangan kerja bagi komunitas orang-orang berkulit hitam di sana.

Remaja 17 tahun punya toko es krimSaat ini Burns sudah berhasil memiliki lebih dari 15 karyawan, termasuk beberapa dari mereka adalah orang dewasa. Foto: omaha.com / Betsie Freeman

Saat ini Burns sudah berhasil memiliki lebih dari 15 karyawan, termasuk beberapa dari mereka adalah orang dewasa.

Toko es krimnya juga sudah berhasil mengundang banyak pelanggan karena Burns turut mempromosikan di media sosial. Burns menceritakan bahwa ada dua gadis yang datang ke toko es krim miliknya karena melihat di media sosial.

Untuk menunya sendiri, Burns merancangnya bersama sang ibu. Alexis Bruns mengaku putranya ingin membuat menu es krim gulung yang menarik, namun tetap sederhana.

Saat ini Burns duduk di bangku SMA dan sebentar lagi dia akan masuk ke dunia perkuliahan. Tetapi Burns sendiri masih belum yakin dengan keputusannya untuk melanjutkan pendidikan. Ia tampaknya lebih memilih untuk fokus kepada bisnisnya itu.



Simak Video "Singapura Tarik Dua Varian Es Krim Haagen Dazs dari Peredaran"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT