ADVERTISEMENT

Begini Hukum Mengonsumsi Daging Hewan Kurban Milik Sendiri

Riska Fitria - detikFood
Minggu, 10 Jul 2022 05:00 WIB
Hukum makan daging hewan kurban sendiri
Foto: iStock
Jakarta -

Melaksanakan ibadah kurban adalah sunnah. Lalu, apakah boleh kita memakan daging hewan kurban sendiri? Ini penjelasannya.

Hari raya Idul Adha diperingati dengan menyembelih hewan kurban oleh mereka yang mampu. Mulai dari sapi, kerbau, kambing, domba dan unta. Daging hewan kurban tersebut kemudian dibagikan kepada orang lain.

Namun, apakah boleh jika kita mendapat bagian dari daging hewan yang sudah kita kurbankan? Hal ini pernah dibahas oleh Ustaz Abdul Somad melalui dakwahnya.

Ada dua pertimbangan dalam hal ini. Pertama perlu diketahui bahwa hukum berkurban adalah sunnah. Namun, bisa jadi wajib jika telah dinazarkan sebelumnya atau sudah berjanji dalam nama Allah SWT.

Baca Juga: Pemotongan Hewan Kurban di Tengah Marak PMK, Apa Solusi dari MUI?

Hukum makan daging hewan kurban sendiriHukum makan daging hewan kurban sendiri Foto: iStock

Jadi, jika kamu menjalani kurban atas nazar maka tidak diperbolehkan untuk ikut mendapat bagian dari daging kurban tersebut. Namun, jika kamu berkurban sunnah maka diperbolehkan.

"Makanlah malah disuruh untuk makan. Itu dijelaskan dalam surah Al Hajj ayat 28. Tapi jangan semuanya," ujar Ustaz Abdul Somad (UAS).

Adapun surah Al Hajj ayat 28 yang artinya:

"Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak...".

"...Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir,".

Baca Juga: Mengolah Daging Kurban dengan Resep Rumahan yang Lezat dan Sedap

Hukum makan daging hewan kurban sendiriHukum makan daging hewan kurban sendiri diperbolehkan Foto: iStock

Mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW, UAS menjelaskan bahwa bagian yang paling afdol untuk diambil bagi yang berkurban adalah bagian hati. Ini dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Al-Baihaqi.

"Rasulullah SAW ketika hari Idul Fitri tidak keluar dulu sebelum makan sesuatu. Ketika Idul Adha tidak makan sesuatu hingga beliau kembali ke rumah. Saat kembali, beliau makan hati dari hewan kurbannya,".

Namun, jika tidak memakan bagian hati juga tidak menjadi masalah. Sebab anjuran itu hukumnya sunnah dan bukan rukun atau syarat berkurban. Lebih lanjut UAS menjelaskan bahwa ada tiga pembagian hewan kurban.

Pertama 1/3 untuk shobul qurban atau orang yang berkurban, 1/3 untuk tetangga, kerabat dan keluarga dan 1/3 untuk fakir miskin.

Baca Juga: 5 Cara Alami Mengempukkan Daging Kurban Agar Lembut Saat Dikunyah

Saksikan juga Sudut Pandang minggu ini: Jalur Maut Perlintasan Kereta.

[Gambas:Video 20detik]



(raf/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT