ADVERTISEMENT

Harus Sabar Antre Jika Mau Makan Sego Meduro Bang SAD di Malang Ini

Tim Detikjatim - detikFood
Minggu, 03 Jul 2022 16:30 WIB
Sego Meduro Bang SAD
Foto: IG segomedurobangsad
Jakarta -

Nasi dengan lauk jeroan goreng khas Sego Meduro Bang SAD ini bikin banyak orang ketagihan. Buktinya mereka rela antre demi kenikmatan nasi khas pulau garam ini.

Malang tak hanya terkenal dengan beragam makanan legendaris, seperti bakso dan soto. Tetapi kuliner dari pulau Madura juga sukses memikat lidah warga Malang. Salah satunya Sego Meduro Bang SAD.

Saking populernya warung ini tak pernah sepi pengunjung, bahkan mereka rela antre panjang demi menikmati seporsi nasi Madura ini. Meski baru 5 bulan dibuka, Sego Meduro Bang SAD sudah memiliki 4 cabang yang tersebar di Malang Raya.

Empat cabang itu berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang, kemudian di Jalan Kartini, Kota Batu, lalu di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Malang hingga di Jalan Pattimura, Kota Malang.

Sego Meduro Bang SADAntrean Sego Meduro Bang SAD Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

Sego Meduro atau nasi Madura ini terdiri dari nasi putih dengan topping serundeng dan disajikan dengan aneka jeroan sapi goreng. Beragam olahan jeroan sapi seperti kikil, limpa, paru, babat hingga usus dimasak dengan bumbu khas Sego Meduro Bang SAD.

Aroma gurih sedap jeroan goreng memenuhi warung yang beragam jeroan sapi siap santap di tata dalam wadah-wadah terpisah. Antrean pembeli tak pernah surut dan nyaris setiap saat memadati tempat makan ini.

"Di sini menu utamanya jeroan, tapi ada juga olahan ayam, cumi dan kalkun. Semua masakan di sini memang konsepnya Madura,"ujar pemilik warung Sego Meduro Bang SAD, Amrizal Nuril Abdi (30) kepada detikJatim, Sabtu (2/7/2022).

Sego Meduro Bang SADSego Meduro Bang SAD Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

Cabang Sego Meduro Bang SAD ini dijalankan karena kecintaannya pada masakan khas pulau garam itu.

"Jadi saya itu bener-bener suka dengan rasa asin gurih masakan Madura. Itu yang membuat masakan dapat tanggapan bagus dari temen-temen, akhirnya saya buka Sego Meduro, untuk Bang SAD itu diambil dari nama tiga pemilik yakni, Simon, Abdi sama Doni disingkat jadi SAD," kata Abdi, sapaan akrabnya.

Warung Sego Meduro Bang SAD ini buka sejak pukul 18.00 WIB hingga 04.00 WIB. Untuk harga per porsi juga cukup bersahabat dengan kantong.

Harga paling rendah itu Rp 10 ribu. Kalau jeroan Rp 15 ribu dan kalau jumbo baru Rp 25 ribu," ucap dia.

Rencananya Abdi akan terus mengembangkan cabang Sego Meduro Bang SAD hingga ke kota-kota lain. Dalam waktu dekat, rencananya Abdi akan membuka cabang baru di Surabaya.

"Memang tujuan kami ingin membuka cabang banyak, membuka lowongan pekerjaan. Ini kan baru buka cabang ke-4 di Jalan Pattimura, Kota Malang. Sebelum akan ke cabang-cabang yang lain," tandasnya.



Simak Video "Enaknya Olahan Serundeng Belanda dan Cumi Hitam dari Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(Tim Detikjatim/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT