ADVERTISEMENT

Ngopi Yuk!

5 Fakta Menarik Biji Kopi Arabika, Sudah Ada Sejak Abad ke-9

Diah Afrilian - detikFood
Minggu, 26 Jun 2022 07:00 WIB
5 Fakta Menarik Biji Kopi Arabika, Sudah Ada Sejak Abad ke-9
Foto: Getty Images/iStockphoto/ttart
Jakarta -

Biji kopi terbagi menjadi dua jenis, robusta dan arabika. Di balik kenikmatannya, ternyata biji kopi arabika menyimpan lima fakta menarik yang perlu diketahui.

Walaupun warnanya sama-sama hitam, ternyata biji kopi terdiri dari beragam jenis. Mulai dari arabika, robusta, liberika hingga biji kopi ekselsa yang masing-masing memiliki ciri khasnya.

Salah satu yang paling populer adalah biji kopi arabika yang juga banyak dinikmati penggemar kopi di dunia. Kopi arabika menjadi salah satu jenis biji kopi yang banyak dipasok untuk kafe-kafe.

Di balik kenikmatan kopi arabika yang disajikan di kafe ternyata tersimpan fakta-fakta unik yang menarik disimak. Mulai dari wilayah tanamnya yang tinggi hingga tingkat kesulitan budidayanya yang menantang.

Berikut ini 5 fakta menarik dari biji kopi arabika menurut Icyhealth:

5 Fakta Menarik Biji Kopi Arabika, Sudah Ada Sejak Abad ke-9Biji kopi arabika hanya mengandung 0,4% - 2,4% kafein dari total berat keringnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/ttart

1. Kadar kafein yang rendah

Jika dibandingkan antara dua jenis biji kopi yang paling populer yaitu arabika dan robusta, arabika memiliki kandungan kafein yang lebih rendah. Biji kopi arabika hanya mengandung 0,4% - 2,4% kafein dari total berat keringnya.

Jadi, jika sebuah biji kopi arabika memiliki berat 5 miligram maka kandungan kafeinnya hanya sekitar 0,2 hingga 0,12 milligram saja. Kandungan kafeinnya yang rendah ini membuat arabika dinilai sebagai jenis kopi yang cocok bagi pemula atau orang yang ingin mencoba kopi untuk pertama kali.

Sedangkan pada jenis biji kopi yang lain, kandungan kafeinnya bisa mencapai 1,8% - 4,0% dari total berat keringnya. Kandungan kafeinnya yang lebih rendah membuat biji kopi arabika memiliki rasa yang tidak lebih pahit dibanding jenis kopi lainnya.

2. Ditanam di tempat tinggi

Kopi arabika memang bisa ditemukan di berbagai tempat di dunia tetapi ada empat negara khusus yang dikatakan sebagai tempat tumbuh kopi arabika yang paling baik. Diantaranya Vietnam, Indonesia, Afrika hingga India.

Kopi arabika membutuhkan lingkungan yang spesifik untuk tumbuh. Tanaman kopi arabika konon hanya bisa tumbuh pada ketinggian 1.000 hingga 2.100 meter di atas permukaan laut.

Tumbuhan kopi arabika sendiri juga dikenal sebagai salah satu jenis kopi yang cukup sulit untuk dibudidayakan. Karakteristik tanamannya yang sensitif membuat kopi arabika memerlukan perawatan khusus untuk menghindari gangguan hama yang merugikan.

Baca juga: 5 Kafe yang Adem dan Keren di Sentul Bogor Ini Cocok Buat 'Healing'

Fakta unik biji kopi arabika lainnya bisa dilihat pada halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT