ADVERTISEMENT

Kuliner Mudik

Empuk Juicy! Sate Maranggi 'Samarina' di Rest Area KM 88 B Purbaleunyi

Riska Fitria - detikFood
Minggu, 08 Mei 2022 12:00 WIB
Sate maranggi di Kampoeng UMKM Rest area km 88 Purbaleunyi
Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Ada banyak tenant kuliner di Kampoeng UMKM rest area KM 88 B. Salah satunya menawarkan sate maranggi dengan tiga varian daging.

Sate maranggi merupakan kuliner khas Purwakarta, Jawa Barat. Jenis sate ini terbilang populer, karenanya banyak ditawarkan oleh warung-warung kaki lima hingga restoran.

Di rest area KM 88 B Purbaleunyi ada juga warung yang menawarkan sate maranggi. Warung tersebut bernama Samarina yang tergabung dalam Kampoeng UMKM di rest area tersebut.

Nama Samarina sendiri merupakan singkatan dari Sate Maranggi Rina. Sesuai dengan namanya, warung sate ini milik Raden Roto Ati Rina yang juga merupakan pengelola Kampoeng UMKM di rest area KM 88 B.

Baca Juga: Bumbu Sate Sapi Maranggi yang Manis Gurihnya Meresap

Sate maranggi di Kampoeng UMKM Rest area km 88 PurbaleunyiSate maranggi di Kampoeng UMKM Rest area km 88 Purbaleunyi Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho

Kepada detikcom (20/04) Rina mengatakan bahwa usaha sate marangginya ini sudah berjalan sejak 2013. Awalnya ia berjualan di warung kaki lima dengan atap berupa tenda biru.

"Awalnya jualan di tenda biru. Terus pernah juga di rest area KM 72 dan sekarang di rest area KM 88 B di Kampoeng UMKM," ujar Rina saat ditemui di Kampoeng UMKM.

Jika biasanya sate maranggi menggunakan daging sapi saja, Rina menawarkan pilihan lebih banyak. Ada tiga varian yakni daging sapi, ayam dan kambing. Uniknya, tiga varian itu memiliki penyebutan yang lucu.

"Ada Mariam itu Maranggi Ayam, ada Marsya itu Maranggi Sapi dan Marka iru Maranggi Kambing," ujar Rina.

Sate Maranggi yang ditawarkan di sini bisa dibeli per tusuk atau per paket. Detikfood memesan masing-masing varian dua tusuk yang kemudian disajikan dengan acar timun, wortel dan bawang merah.

Baca Juga: 3 Tips Memilih Bawang Merah Brebes untuk Oleh-oleh

Bumbu maranggi yang dijual dalam kemasanBumbu maranggi yang dijual dalam kemasan Foto: detikcom

Satu tusuk sate sapi dibanderol Rp 4.500, sate ayam Rp 3.000 dan sate kambing Rp 5.000. Dari segi bumbu, rasanya lebih dominan manis. Bumbu kecapnya juga ada kacang yang ditumbuk kasar.

Untuk dagingnya sendiri terbilang empuk dan juicy. Kami memesan daging sapi yang di tengahnya dicampur dengan lemak dan itu memberikan kenikmatan tersendiri.

Selain dapat dinikmati langsung, Rina juga menawarkan sate maranggi kemasan frozen yang bisa dijadikan oleh-oleh dan stock di rumah. Tak hanya satenya saja, bahkan ia menjual bumbu maranggi khusus.

"Bumbu ini bisa buat marinasi ke satu kilogram daging. Bisa dibakar ya kalau sate, bisa juga dioseng-oseng," ujar Rina.

Bagi yang ingin mencicipi sate maranggi Rina ini bisa mampir ke Kampoeng UMKM di rest area KM 88 B Purbaleunyi atau membeli secara online melalui www.samarina.id.

Baca Juga: Rehat di Rest Area KM 88 B Purbaleunyi Bisa Makan Enak di Kampoeng UMKM



Simak Video "Uniknya Cilok Isi Sate Maranggi di Purwakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT