Demi Uang YouTuber Ini Rela Naikkan BB hingga 100 Kg untuk Video Mukbang

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 05 Mei 2022 13:02 WIB
YouTuber Mukbang Nikocado Avocado dipetisi netizen karena mereka mengkhawatirkan kesehatannya, baik secara fisik dan mental. Apalagi mukbang-nya terbilang ekstrem dan dilakukan rutin.
Foto: via Sportskeeda
Jakarta -

Tren video makan besar atau mukbang sudah menjadi fenomena global. Bahkan YouTuber asal Amerika ini rela berat badannya naik ratusan kilogram, demi membuat konten makan-makan.

Sejak beberapa tahun terakhir mukbang, atau makan banyak di depan kamera sudah menjadi salah satu konten yang paling digemari di YouTube sampai media sosial lainnya. Konten mukbang ini awalnya dipopulerkan di Korea Selatan, tujuannya untuk menghibur orang-orang yang sedang diet, atau tidak bisa makan banyak.

Mukbang kini sudah menjadi sumber uang baru bagi banyak orang. Karena orang-orang bisa meraup peghasilan hingga puluhan miliar rupiah per bulannya, hanya dari video konten makan-makan mereka.

Tentunya dibalik semua keuntungan makan enak dan mendapatkan banyak uang, ada efek samping yang tidak diketahui banyak orang. Seperti yang dialami YouTuber spesialis mukbang bernama Nikocado Avocado, yang sukses dan terkenal dari video mukbang, namun harus siap menjadi obesitas karena berat badannya naik hingga 100 kilogram.

Dilansir dari situs El Pais (04/05), berikut beberapa fakta menarik seputar YouTuber Nikocado Avocado.

Baca Juga: Kisah Nenty, Ratu Cabe yang Hobi Mukbang Sambal dan Cabe Utuh" selengkapnya

1. Jadi YouTuber di Tahun 2014

Nikocado Avocado, YouTuber Mukbang yang Dikecam karena ObesitasNikocado Avocado, YouTuber Mukbang yang Dikecam karena Obesitas Foto: Instagram

Di tahun 2014 Nikocado Avocado membuat kanal YouTubenya. Ia merupakan pria asal Ukraina yang pindah ke Amerika untuk mengejar mimpinya, sebagai aktor di teater yang ada di New York. Dulu Niko menganut pola makan vegan, yang artinya ia hanya mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Ia juga rutin mengunggah video olahraganya. Namun di tahun 2016 semua itu berubah, ia memutuskan untuk berhenti menganut pola makan vegan yang menurutnya membuat dirinya jadi tidak stabil mentalnya dan membuatnya jadi kasar.

Kemudian ia iseng membuat video mukbang pertamanya, yaitu makan empanada yang berisi daging. Kemudian ia lanjut mengunggah konten makanan enak seperti pizza dan berbagai makanan cepat saji lainnya di tahun 2017. Karena porsi makannya yang berlebihan, banyak penggemanrya yang khawatir bahwa dia mengalami gangguan makan karena konten mukbangnya.

2. Pola Makan Berubah Drastis

Sebelum menjadi YouTuber spesialis mukbang, Niko merupakan pria sehat yang rutin berolahraga dan rajin makan sayuran. Ia juga menjaga bentuk tubuhnya dengan rutin olahraga, tapi tentunya setelah ia mendapatkan banyak uang dari video mukbangnya, gaya hidupnya berubah drastis.

Ia berubah jadi malas olahraga, dan porsi makannya terus berlebihan demi memancing penonton agar banyak menyaksikan videonya. Cara ini terbilang sukses, karena sering kali Niko memakan semua makanan sampai dia menangis karena sudah tidak bisa menelan makanan lagi.

Makanan yang disukainya ada pizza, ayam goreng, pasta, Cheetos dicocol dengan saus keju, burger, kue cokelat, es krim dan masih banyak lagi. Porsinya sekali makan, setara dengan porsi sepuluh orang.

3. Berat Badan 100 Kilogram Lebih

Nikocado Avocado, YouTuber Mukbang yang Dikecam karena ObesitasNikocado Avocado, YouTuber Mukbang yang Dikecam karena Obesitas Foto: Instagram

Jauh sebelum menjadi YouTuber dengan konten-konten makanan. Berat badan Niko normal, berkisar di angka 60-65 kg. Niko yang tahun ini berusia 30 tahun, kini mengalami masalah kesehatan yang serius yaitu obesitas.

Menurut data yang dilansir dari Marifilminies (04/05), Nicko ini memiliki berat badan mencapai 167 kg. Diperkirakan berat badannya naik lebih dari 100 kg setelah dia memutuskan untuk mengejar karir menjadi YouTuber di bidang makanan.



Simak Video "Bikin Laper: Mukbang Suki Mulai Rp 99 Ribu yang Nagih Banget!"
[Gambas:Video 20detik]