ADVERTISEMENT

Tak Dapat Pekerjaan Setelah Lulus 2 Tahun, Sarjana Ini Jualan Teh di Pinggir Jalan

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 25 Apr 2022 18:00 WIB
Tak Dapat Pekerjaan Setelah Lulus 2 Tahun, Sarjana Ini Jualan Teh di Pinggir Jalan
Foto: ANI/StoryPick
Jakarta -

Sulitnya mencari pekerjaan setelah lulus kuliah membuat sarjana Ekonomi ini menganggur sampai dua tahun lamanya. Akhirnya ia memilih berjualan teh di pinggir jalan.

Tantangan setiap mahasiswa yang menyelesaikan pendidikan mereka tentunya mencari pekerjaan. Kondisi ini dialami wanita asal India bernama Priyanka Gupta. Ia mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan, dan harus menganggur selama lebih dari dua tahun setelah dirinya lulus menjadi sarjana.

Dilansir dari StoryPick (25/04), Priyanka mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi di tahun 2019. Tapi sampai tahun 2022, tak ada satupun lamaran pekerjaannya yang diterima. Ia tak putus asa, dirinya nekat berjualan teh kaki lima di dekat area kampus Women's College di kota Patna.

Teh yang dijualnya merupakan teh khas India yaitu Chai, yang terkenal dengan rasa rempah dan daun herbal aromatik khas India. Minuman ini mirip seperti teh tarik, karena menggunakan susu.

Baca Juga Keren! Penjual Sayur di Karanganyar Jadi Sarjana" selengkapnya


Di India sendiri, Chai mudah ditemukan di gerobak kaki lima, warung makan, restoran hingga kafe. Bahkan setiap tahunnya orang India bisa mengonsumsi lebih dari 837.000 ton teh.

"Ada banyak penjual teh chai pria, jadi kenapa wanita tidak bisa jualan chai?" ungkap Priyanka. Dengan modal seadanya, Priyanka meracik Chai di gerobak kecil berisi kompor, teko untuk merebus air, dan saringan untuk menyaring Chai.

Tak Dapat Pekerjaan Setelah Lulus 2 Tahun, Sarjana Ini Jualan Teh di Pinggir JalanTak Dapat Pekerjaan Setelah Lulus 2 Tahun, Sarjana Ini Jualan Teh di Pinggir Jalan Foto: ANI/StoryPick

Harga yang ditawarkan Priyanka tak mahal. Untuk segelas Chai rasa cokelat sekitar Rs 20 (Rp 3.700). Sementara untuk rasa Chai original hanya Rs 15 per gelasnya (Rp 2.800). Untuk teman minum teh, Priyanka menyediakan cookies sederhana seharga Rs 10 (Rp 1.800).

Menanggapi hal ini, banyak netizen yang mengapresiasi semangat Priyanka untuk mencari uang. Banyak juga yang sedih dengan kondisi sistem pekerjaan di India, yang membuat orang sulit mendapatkan pekerjaan tetap.

"Maaf sebelumnya tapi seharusnya ini tidak perlu dipuji. Karena sebenarnya ini menunjukkan realita dari isu pengangguran. Jadi tidak perlu dipuji apalagi sampai merasa bangga," komen @rain**.

"Kisah Priyanka merupakan kenyataan pahit dari pengangguran di India sekarang," kritik @dh**.

Tak Dapat Pekerjaan Setelah Lulus 2 Tahun, Sarjana Ini Jualan Teh di Pinggir JalanTak Dapat Pekerjaan Setelah Lulus 2 Tahun, Sarjana Ini Jualan Teh di Pinggir Jalan Foto: ANI/StoryPick

"Saya jadi bingung, memang kisah ini menginspirasi di satu sisi. Tapi di sisi lain sangat memprihatinkan, karena dia tidak mendapatkan pekerjaan impiannya," pungkas @ip**.

Banyak juga yang mendukung Priyanka agar tetap semangat.

"Setidaknya dia bisa bekerja dengan tenang, tanpa tekanan target atau tekanan dari atasannya. Siapa tahu ketekunan dan kerja kerasnya bisa membuat tehnya sepopuler Starbucks. Semoga yang terbaik untuknya di masa depan!" tutup @sum.

Baca Juga: Tekuni Minat, Sarjana Teknik Asal Madiun Fokus Geluti Bisnis Kuliner" selengkapnya



Simak Video "Es Semangka India Pertama di Indonesia Ada di Kalibata"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT