Tanpa Papan Nama, 5 Tempat Makan Enak Ini Tetap Diburu Banyak Orang

Sonia Basoni - detikFood
Rabu, 20 Apr 2022 11:30 WIB
tongseng kambing pak nur
Foto: dok. detikFood
Jakarta -

Beberapa tempat makan tak memasang papan nama. Namun mereka punya menu makanan enak yang diburu dan dicari banyak orang.

Kalau biasanya tempat makan selalu memiliki nama atau plang nama yang memudahkan pembeli, sampai pelanggan untuk mencarinya. Tapi ada beberapa tempat makan yang eksis dan banyak pembelinya karena tidak menggunakan nama, atau papan nama sama sekali.

Pembeli dan pelanggan berdatangan setelah mendengar kelezatan makanan ini dari mulut ke mulut. Seperti sop gurame merah yang letaknya mojok di dalam pasar, sampai warung nasi di dalam rumah yang dari luar tampak seperti rumah penduduk biasa.

Berikut lima tempat makan enak tanpa papan nama dan diantre banyak pelanggannya.

Baca Juga: Ini 5 Nasi Padang 'Hidden Gem' di Jakarta yang Rasanya Juara" selengkapnya


1. Sega Warsa

Diliput oleh YouTuber ternama Nex Carlos, warung makan ini tampak seperti rumah penduduk biasa. Karena tidak ada plang atau spanduk nama tempat makannya, warung makan ini baru buka jam 12 malam setiap harinya.

Letaknya di daerah Rajegwesi di daerah Tegal, Jawa Tengah. Warung nasi sederhana yang berjualan di dalam rumah. Warung nasi ini tidak memiliki nama, tapi orang-orang mengenalnya dengan sebutan Sega Warsa nama pemilik warung makan.

Meski bukanya malam hari, tapi pelanggan setianya sudah pada mengantre. Menunya sederhana, nasi yang dibungkus daun jati disiram dengan kuah sayur spesial buatan Pak Warsa.

Berjualan sejak tahun 1994, Sega Warsa disajikan dengan ikan wader, gorengan, telur dadar, pete dan tentu saja sambel dadakan yang menggunakan cabe ijo. Satu porsinya sekitar Rp 5.000 saja.

2. Sop Gurame Merah Atay

sop ikan gurameIlustrasi sop ikan gurame Foto: Site News

Cukup misterius dan terpencil, Sop Gurame Merah Atay letaknya ada di lantai 3 Pasar Pagi Lama di Jakarta Berat. Tanpa plang, tanpa nama, tempat makan yang satu ini cukup terlihat sepi bahkan tidak laku. Karena tidak ada daftar menu yang diberikan.

Jangan salah sangka, meski terlihat sepi tapi tempat makan sop gurame yang letaknya tersembunyi di atas pasar ini ternyata sudah ada sejak 50 tahun yang lalu. Sampai sekarang usaha kuliner ini didirikan oleh Om Atay, yang dibantu oleh keluarganya.

Menu andalannya ada Sop Gurame Merah yang segar dan porsinya melimpah. Kemudian ada juga ikan gurame goreng yang krispi dan gurih, lengkap dengan tahu gorengnya. Semua makanan di sini halal dengan kisaran ahrga Rp 250.000 untuk makan berdua.

3. Tongseng Tanpa Nama

Tongseng. Goat meat stew cooked with sweet soy sauce, coconut milk, shredded cabbage and tomatoes. Commonly found in Indonesian region of Central Java, from Surakarta to Yogyakarta.Tongseng. Foto: Getty Images/iStockphoto/JokoHarismoyo

Berburu kuliner kambing, ada makanan kaki lima serba kambing yang terletak di Jakarta Timur. Namanya Tongseng Tanpa Nama, berjualan di sekitar Gereja Katolik ST Bonaventura. Mengusung konsep tanpa nama, tapi semua menu racikan tongseng, nasi goreng, sampai sate kambingnya justru bikin orang balik lagi untuk makan di sana.

Di sini menu andalannya tongseng, sate kambing serta nasi goreng kambing. Semuanya dimasak masih menggunakan tungku arang, jadi aroma dari sate kambing hingga tongseng kambingnya ini tetap terasa.

Menurut sang penjual, nama tongsengnya memang tanpa nama, karena dari dulu berjualan tidak menggunakan nama. Kisaran harga makanan di sini dari Rp 25.000 saja.



Simak Video "Intip 5 Rekomendasi Tempat Kencan Valentine Romantis!"
[Gambas:Video 20detik]