Ribut-ribut Soal Rendang Minang

Kontroversi yang Mengiringi Kepopuleran Rendang sebagai Makanan Terenak di Dunia

Yenny Mustika Sari - detikFood
Rabu, 30 Mar 2022 18:00 WIB
Fakta Rendang Goes to Europe
Foto: iStock
Jakarta -

Rendang khas Minang pernah dinobatkan menjadi makanan terlezat di dunia. Di balik kelezatannya, ada beberapa kontroversi yang melibatkan rendang. Apa saja?

Rendang merupakan makanan khas Minang berupa daging sapi khas dalam yang dimasak dengan bumbu rempah dan santan kelapa kental. Waktu memasaknya yang lama membuat rendang memiliki ciri khas berbumbu pekat kecokelatan yang rasanya nikmat.

Kelezatan rendang tak hanya diakui oleh masyarakat Indonesia saja, tapi juga dunia. Hidangan ini beberapa kali masuk ke dalam daftar makanan paling lezat di dunia versi CNN.

Rendang juga identik dengan Nasi Padang karena menjadi lauk favorit banyak orang. Paduan rendang yang rempahnya kuat dinikmati bersama nasi hangat dan gulai nangka sangat pas di lidah.

Baca Juga: Bangga Tapi Kecewa, Ini Kata Masyarakat Minang Soal 'Rendang Goes to Europe'

Fakta Rendang Goes to Europerendang Foto: iStock

Kelezatan rendang sudah tak diragukan lagi. Namun di balik itu, ternyata ada beberapa kontroversi yang melibatkan rendang dan sempat menghebohkan.

Seperti yang belum lama ini terjadi saat Sandiaga Uno selaku Menparekraf meluncurkan proyek 'Rendang Goes to Europe'. Peluncuran ini berlangsung di Bali pada 24 Maret 2022 lalu.

Dalam peluncuran tersebut, Sandiaga Uno menyampaikan kalau rencananya akan dibangun pabrik rendang di Bulgaria yang mampu memproduksi ratusan kilogram daging rendang. Rendang itu nantinya akan dipasarkan ke berbagai negara di Eropa, termasuk Timur Tengah, seperti dikutip dari detikFood (26/3).

Masyarakat Minang mengaku bangga dengan program tersebut, namun mereka juga kecewa. Dikarenakan mereka merasa tidak dilibatkan dalam upaya promosi rendang di kancah internasional.

Fakta Rendang Goes to Europerendang Foto: iStock

Baca Juga: 5 Kontroversi Nasi Padang dan Rendang yang Pernah Viral

Kekecewaan masyarakat Minang ini diwakilkan oleh Reno Andam Suri selaku praktisi kuliner Minang sekaligus penulis buku 'The Story of Rendang'. Wanita yang akrab disapa Uni Reno ini mengungkapkan isi hatinya lewat unggahan di Instagram.

"BERDIRI SAMA TEGAK DUDUK SAMA RENDAH. Gak nampak di sini. Di mana posisi Perendang Minangkabau? Adakah cerita hebatnya Rendang Minang dihadirkan? BETAPA HEBATNYA RENDANG SAMPAI NIAT BIKIN PABRIK DI BULGARIA dan launchingnya di Bali!" tulis keterangan unggahan Uni Reno.

Tak hanya kontroversi 'Rendang Goes to Eropa' yang menghebohkan, tapi masih ada beberapa kontroversi lainnya. Seperti rendang yang pernah diklaim milik Malaysia.

Banyak warga Malaysia yang mengklaim bahwa rendang berasal dari negara mereka, padahal hidangan ini warisan asli dari tanah Minang. Memang ada hidangan sejenis rendang di Malaysia, namun cita rasanya sangat berbeda.

Kontroversi lainnya muncul dalam program MasterChef Inggris 2018 lalu. Saat itu kontestan berdarah Malaysia Zaleha Kadir Olpin membuat rendang ayam. Kala itu sang juri menilai kulit ayam buatan Zaleha tidak renyah. Gregg Wallace sang juri saat itu langsung dibanjiri kritik tajam.

Gordon Ramsay dan William Wongso masak rendangGordon Ramsay dan William Wongso masak rendang Foto: National Geographic

Ada juga kontroversi soal terpilihnya William Wongso sang pakar kuliner Indonesa sebagai mentor rendang Gordon Ramsay. Gordon Ramsay sempat mengunjungi Sumatera Barat dalam rangkaian syuting Uncharted dari National Geographic. Saat itu ia menemui William Wongso untuk belajar membuat rendang.

Terpilihnya William Wongso sebagai mentor juru masak rendang ternyata menuai kontroversi. Banyak netizen menganggap kalau William Wongso tak cocok disebut sebagai master rendang.

Baca Juga: 5 Harga Makanan di Papua, dari Nasi Padang hingga Pecel Ayam



Simak Video "Dubes RI untuk Bulgaria Sukses Tarik Investasi Bahan Makanan USD 2 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)