ADVERTISEMENT

Galang Dana Untuk Korban Perang Ukraina, Baker Asal Italia Jual 'Roti Perdamaian'

Devi Setya - detikFood
Kamis, 24 Mar 2022 10:30 WIB
Baker Asal Italia Jual Roti Perdamaian
Foto: AP/Luca Bruno
Jakarta -

Seorang pembuat roti asal Italia menggerakkan aksi sosial untuk membantu para korban perang. Ia membuat 'roti perdamaian' untuk menggalang dana.

Banyak cara yang bisa dilakukan sebagai gerakan aksi sosial. Seperti salah satunya membantu korban perang. Hal ini dilakukan oleh seorang baker asal Italia yang membuat roti dan menjualnya sebagai roti perdamaian. Hasil penjualan roti ini kemudian akan disumbangkan kepada para pengungsi korban perang.

Dilansir dari Mashed (23/3) seorang baker asal Italia bernama Mateo Cunsolo membuat roti spesial. Roti ini ia buat dengan niat yang tulus untuk membantu korban peperangan.

Roti ini kemudian ia jual di toko roti La Panetteria, Italia. Uang dari hasil penjualan roti ini kemudian ia kumpulkan untuk diberikan sebagai sumbangan bagi para pengungsi korban perang Ukraina di Eropa.

Baker Asal Italia Jual 'Roti Perdamaian'Baker Asal Italia Jual 'Roti Perdamaian' Foto: AP/Luca Bruno

Cunsolo memanggang lebih dari 1.000 pon atau lebih dari 450 kilogram bahan baku untuk membuat roti. Bukan dalam bentuk uang, sumbangan ini berupa barang bantuan seperti popok, obat-obatan dan kebutuhan pokok lainnya. Ia juga memberi bantuan kebutuhan untuk anak-anak pengungsi.

Ketika ditanya soal idenya, Cunsolo menjelaskan kalau ia mulai tersentuh setelah melihat berita tentang pengungsi korban peperangan. Para pengungsi ini mendapat bantuan makanna berupa roti dan minuman. Pemandangan seperti ini ternyata menyentuh perasaan Cunsolo.

Sampai pada akhirnya ia mencoba untuk membantu dengan caranya sendiri. Ia mengaku tidak memungkinkan mengirim roti langsung untuk para pengungsi karena kualitas makanan bisa menurun. Jadi, ia mencoba menjual 'Roti Perdamaian' yang bisa dibeli siapapun di Italia.

Dalam kata lain, Cunsolo menjadi perantara untuk menyalurkan bantuan dari orang-orang yang membeli roti buatannya. Untuk roti ini, ia membuat dengan konsep berbeda. Roti diberi pewarna makanan dengan warna sesuai bendera Ukraina. Ia juga membuat tulisan 'Peace' pada rotinya ini.

Dibantu dengan timnya, Cunsolo setiap hari mengolah hingga 18 kilogram Roti Perdamaian. Untuk jumlah ini, ia bisa mengumpulkan dana hingga $2.200 atau setara Rp 31,5 juta. Seluruh uang ini dijadikan sumbangan untuk pengungsi korban perang.

Baker Asal Italia Jual 'Roti Perdamaian'Baker Asal Italia Jual 'Roti Perdamaian' Foto: AP/Luca Bruno

'Roti Perdamaian' ini memiliki reputasi yang baik dan terkenal dengan sangat cepat. Hal ini juga dipengaruhi oleh Cunsolo yang merupakan presiden untuk Asosiasi Pembuat Roti di Milan. Ia bahkan menjadi pemasok roti untuk gelaran Milan Fashion Week.

Sebelum Cunsolo, ada juga praktisi kuliner yang ikut tergerak melakukan aksi sosial untuk membantu korban perang. Ada Chef Ukraina yang membantu memasak dan menyediakan makanan gratis untuk pengungsi dan warga sipil yang terlantar.

Menurut Eater, seorang pembuat roti di Jerman juga mendirikan Hamantashen For Ukraina, sebuah organisasi yang menyumbangkan keuntungan dari penjualan makanan. Organisasi ini diikuti oleh lebih dari 100 pembuat roti yang ikut dalam aksi sosial.

Simak Video 'Warga Ukraina Gotong-royong Bikin Barikade Karung Pasir':

[Gambas:Video 20detik]



(dvs/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT