Viral Permen Yupi Disebut dari Kulit Babi, Ini Penjelasan Produsen

Devi Setya - detikFood
Kamis, 10 Feb 2022 14:00 WIB
Permen Yupi
Foto: Getty Images/iStockphoto/Nodar Chernishev
Jakarta -

Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan video yang mengatakan permen Yupi terbuat dari minyak dan kulit babi. Video ini ditepis oleh produsen Yupi yang menegaskan bahwa permen ini halal.

Belum lama ini beredar video yang diunggah oleh akun TikTok @congean124 yang menunjukkan video bahwa permen Yupi terbuat dari kulit babi. Videonya dibagikan ulang oleh akun @kn0495 dan langsung menjadi viral.

"Terbukti!! permen Yupi terbuat dari kulit babi," bunyi narasi dalam video TikTok tersebut.

Video ini lantas membuat banyak orang bingung, sebagian netizen bahkan percaya dengan kabar ini meskipun tidak jelas asal usulnya. Permen Yupi memang termasuk salah satu brand permen ternama di Indonesia.

Permen gummy dengan tekstur kenyal ini diproduksi oleh PT. Yupi Indo Jelly Gum. Pihak produsen menepis keras kabar hoax soal komposisi permen Yupi yang menggunakan minyak ataupun kulit babi.

Dalam siaran pers yang diterima detikcom (10/2) produsen Yupi memastikan produknya aman, sehat dan halal.

"PT. Yupi Indo Jelly Gum selalu senantiasa memperhatikan kualitas tertinggi dari berbagai produk yang dihasilkan. Adapun bagian dari menjaga kualitas tertinggi tersebut adalah dengan menghasilkan produk yang aman, sehat dan halal bagi masyarakat Indonesia," terang pihak produsen Yupi.

Dalam keterangan ini juga, Yupi yang sudah diproduksi lebih dari 25 tahun di Indonesia ini berkomitmen untuk mempersembahkan produk terbaik bagi semua konsumen di Indonesia. Dengan komitmen ini, Yupi berhasil mengantongi berbagai sertifikat dan izin dalam proses produksinya.

Permen YupiPermen Yupi Foto: instagram @yupi.gummy

"Hal ini terbukti dari berbagai sertifikat dan izin yang telah dimiliki Yupi sejak berdiri di tahun 1996, yaitu izin edar dari BPOM untuk semua produknya, sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP) dan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) sejak tahun 2003, ISO 22000 sejak tahun 2008, dan tentunya adalah sertifikasi halal dari MUI sejak tahun 2012," demikian penjelasan Yupi dalam rilis tertulisnya pada detikcom (10/2).


Kabar soal permen Yupi diproduksi dengan minyak babi pun ditanggapi oleh Direktur Marketing & Sales dari Yupi, Juliwati Husman. Juliwati memastikan bahwa kabar tersebut adalah hoaks karena Yupi sudah
menerapkan Sistem Jaminan Halal dalam proses produksinya selama ini.

Seluruh produk Yupi yang diproduksi di pabrik Yupi di Gunung Putri, Bogor, sudah melalui proses sertifikasi halal dan berbagai sertifikasi lainnya untuk memastikan kualitas tertinggi sebelum dipasarkan ke masyarakat luas di Indonesia.

"Selama lebih dari 25 tahun YUPI terus berkomitmen untuk memproduksi permen Gummy yang sehat dengan standar kualitas internasional dan tentunya aman untuk seluruh penikmatnya di manapun mereka berada," tutur Juliwati.

Dalam hal ini juga dijelaskan bahwa untuk produksi permen Yupi digunakan gelatin sapi. Bahan inilah yang membuat permen memiliki tekstur lembut sehingga produk jadi jauh lebih mudah dibentuk.

Tidak hanya itu, beberapa produk inovasi terbaru dari Yupi, seperti Yupi CDZ, bahkan sudah mengandung vitamin C, D, dan Zinc. Jadi, selain halal, produk ini juga aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Selain dipasarkan di Indonesia, permen Yupi juga sudah didistribusikan secara internasional ke Asia, Amerika Utara, Australia, Eropa, dan Timur Tengah. Oleh karenanya standar mutu internasional pun diterapkan untuk produk permen Yupi.

Jika dicek lewat laman website LPPOM MUI, ada 6 produk yang didaftarkan oleh PT Yupi Indo Jelly Gum. Mulai dari Yupi Big Gummy Pizza, Yupi Mega Burger, Yupi Pirate, Yupi Bin & Ben Melon, Yupi Bin & Ben Jeruk dan Based Formula Inaco Frozen Mix. Semua produk tersebut bersertifikat halal dengan nomor 00110060360212.



Simak Video "Puluhan Ribu Pengunjung Serbu Festival Baso Aci Garut 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)