Murah Enak! Nasi Bebek dan Roti Penyet Ini Jadi Incaran di Belakang GI

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Minggu, 23 Jan 2022 12:00 WIB
Murah Enak! Nasi Bebek dan Roti Penyet Ini Jadi Incaran di Belakang GI Foto: detikfood
Jakarta -

Jajanan di belakang Grand Indonesia (GI) dan Plaza Indonesia (PI) jadi favorit banyak orang. Seperti dua tempat ini. Nasi Bebek Cak Heri dan Roti Penyet OTS yang layak dicoba.

Mengelilingi pusat jajanan kaki lima di belakang GI dan PI, kamu bisa menemukan lebih dari 100 penjual makanan di sini. Setiap tempat menawarkan menu istimewa yang menarik minat pengunjung.

Dari kategori makanan utama yang mengenyangkan, Nasi Bebek Cak Heri terlihat tak pernah sepi pembeli. Warung tenda di seberang Bakso Malang Gangsar ini beroperasi dalam dua shift.

Shift pertama pukul 11.00 sampai 16.30, kemudian shift kedua pukul 17.00-00.30. Dalam dua shift ini, Nasi Bebek Cak Heri mempekerjakan dua orang berbeda. Keduanya adalah adik-kakak penerus usaha orang tua mereka, Cak Heri.

Murah Enak! Nasi Bebek dan Roti Penyet Ini Jadi Incaran di Belakang GIAbdul Hamid saat sibuk melayani pesanan pembeli Nasi Bebek Cak Heri Foto: detikfood

Kepada detikfood (11/1/2022), Abdul Hamid yang bertugas di shift kedua menceritakan awal berdirinya Nasi Bebek Cak Heri. Ia mengaku tak tahu pasti kapan warung nasi bebek ini didirikan orang tuanya, namun ia sendiri sudah berjualan sekitar 5 tahun.

"(Saya) jualan di sini dari tahun 2017, tapi orang tua dulu sudah lebih duluan jualan," katanya. Nasi Bebek Cak Heri membanderol seporsi nasi bebek mulai dari Rp 20 ribu, sudah dengan nasi. Harga termahal, Rp 25 ribu untuk potongan bebek yang lebih besar.

Berbeda dengan nasi bebek Madura di tempat lain yang menggunakan bumbu hitam, di sini tidak akan menemukannya. "Di sini nggak pakai bumbu hitam karena banyak yang bilang radang. Ini kan minyak," kata Abdul Hamid.

Murah Enak! Nasi Bebek dan Roti Penyet Ini Jadi Incaran di Belakang GIBumbu serundeng yang bikin racikan Nasi Bebek Cak Heri lebih gurih dan nikmat Foto: detikfood

Sebagai gantinya, Nasi Bebek Cak Heri menggunakan sejenis serundeng yang gurih berempah. "Kalau serundeng kan 'full' dibuat dari kelapa, kalau ini lebih ke bumbu campuran. Segala macam rempah ada. Kelapanya sedikit saja," jelas pria lulusan pesantren ini.

Nasi Bebek Cak Heri juga berinovasi dengan mengeluarkan nasi bebek bumbu rica-rica. Rasa pedasnya gurih dan lumayan kuat. Paling enak disantap hangat-hangat dengan nasi putih.

Nasi bebek juga disempurnakan dengan potongan mentimun segar dan sambal. Sambalnya memakai campuran tomat sehingga tak terlalu kuat pedasnya dan ada sedikit rasa asam segar.

Murah Enak! Nasi Bebek dan Roti Penyet Ini Jadi Incaran di Belakang GISeporsi nasi bebek Madura di Nasi Bebek Cak Heri dijual mulai dari Rp 20 ribu Foto: detikfood

Untuk potongan bebeknya cukup empuk dan tidak berbau amis sama sekali. Diakui Abdul Hamid, tak ada tips khusus dalam merebus bebek hingga empuk. "Merebus setengah jam saja biar empuk. Pakai daun jeruk. Nggak ada rahasia-rahasia, paling bumbu aja rahasia. Tapi proses masak biasa saja," sebutnya.

Menariknya, sampai sekarang, ia dan sang kakak juga tidak tahu betul racikan resep Nasi Bebek Cak Heri yang dibuat orang tuanya. Ia mengatakan dirinya seperti pegawai saja yang bertugas menjual nasi bebek ini.

Dalam sehari, Nasi Bebek Cak Heri bisa menghabiskan sekitar 15-18 ekor bebek kampung. Ada alasan mengapa orang tuanya memilih jenis bebek kampung.

"Bebek kampung dagingnya lebih sedikit, cuma rasanya lebih enak," katanya. Dahulu sebelum pandemi Covid-19, jumlah ekor bebek yang dihabiskan bisa lebih banyak lagi yaitu sekitar 30-35 ekor bebek.

Intip rekomendasi jajanan manis di belakang GI yang layak dicoba di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com