Jangan Ditendang! 5 Makanan Sesajen Ini Punya Makna Khusus

Tim detikFood - detikFood Selasa, 11 Jan 2022 19:30 WIB
Makna makanan dalam sesajen Foto: iStock
Jakarta -

Viral seorang pria menendang sesajen makanan di Semeru, Jawa Timur. Tindakan itu dinilai intoleransi, sebab sesajen memiliki makna khusus.

Aksi pria yang menendang sesajen makanan di Semeru, Lumajang, Jawa Timur itu viral setelah dibagikan oleh akun Twitter @setiawan3833 (08/01/21). Netizen pun mengecam aksi tersebut.

Sebab, tindakannya itu dianggap tidak menghargai dan menghormati apa yang menjadi kepercayaan orang lain. Bagi orang yang mempercayai, sesajen memiliki nilai sakral.

Biasanya sesajen berisi bunga, aneka makanan dan minuman. Mulai dari ayam cemani, kopi, dan kelapa yang masing-masing mengandung makna tersendiri.

Berikut 5 makanan sesajen berikut maknanya.

1. Ayam Cemani

5 Fakta Ayam Cemani yang Sering Dikaitkan dengan Hal MistisAyam Cemani yang Sering disajikan dalam sesajen Foto: iStock

Ayam cemani adalah jenis ayam buras atau ayam kampung yang dikenal berwarna hitam pekat pada seluruh tubuhnya. Mulai dari jengger, bulu, daging, ceker hingga tulangnya.

Bahkan ada juga beberapa jenis ayam cemani yang memiliki darah warna hitam. Ayam cemani menjadi makanan yang tak pernah absen dalam penyajian sesajen.

Meski tampilannya terbilang menyeramkan, tetapi ayam cemani dipercaya dapat mendatangkan rezeki, keberuntungan dan menangkal sihir.

Baca Juga: 5 Makanan dan Minuman Ini Jadi Kesukaan Jin dan Makhluk Halus

2. Kelapa

Makna makanan dalam sesajenKelapa dalam sesajen disimbolkan sebagai kehidupan yang makmur dan sejahtera Foto: iStock

Kelapa sendiri memiliki filosofi dalam kehidupan sehari-hari. Karena tanaman kelapa dapat memberikan manfaat untuk manusia, mulai dari pohonnya, daun, buah, batok dan lainnya.

Karenanya, kelapa dijadikan sebagai simbol kehidupan yang sejahtera dan makmur. Menurut buku Makna Upacara Yajna dalam Agama Hindu milik I Ketut, seluruh unsur pada buah kelapa merupakan lambang dari alam semesta.

Begitu pun dalam tradisi orang Jawa yang disebut cengkir. Kata 'cengkir' diambil dari 'kencenging pikir' atau yang artinya adalah tekad yang sudah bulat.

Penyajian kelapa pada sesajen juga dimaknai sebagai harapan untuk tetap memiliki niat dalam mencapai sebuah keinginan atau cita-cita.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Chinese Food Porsi Mukbang Ala Pondok Selera"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com