Pengusaha Keripik Talas Ini Jawab Nyinyiran Netizen Soal Sarung Tangan Hitam

Devi Setya - detikFood Jumat, 07 Jan 2022 19:00 WIB
Pengusaha Keripik Talas Ini Jawab Nyinyiran Netizen Soal Sarung Tangan Hitam Foto: TikTok @talasansnack
Jakarta -

Sindiran netizen di media sosial memang terkadang bikin kesal sekaligus geleng kepala. Seorang pengusaha keripik talas memberi jawaban untuk sindiran netizen soal sarung tangan kotor dan hitam.

Talas termasuk umbi yang tumbuh di dalam tanah jadi tak heran kalau kondisinya kotor sebelum diolah. Terlebih lagi talas mengandung getah yang jika mengering akan menyebabkan noda pada kain atau pakaian.

Ternyata masih banyak yang tak tahu hal sederhana seperti ini, seorang pengusaha keripik talas bahkan sampai kena nyinyir netizen soal sarung tangan yang kotor dan hitam saat dipakai untuk mengupas kulit talas. Kisah ini dibagikan pemilik usaha Talasan Snack lewat akun TikToknya.

Pengusaha Keripik Talas Ini Jawab Nyinyiran Netizen Soal Sarung Tangan HitamPengusaha Keripik Talas Ini Jawab Nyinyiran Netizen Soal Sarung Tangan Hitam Foto: TikTok @talasansnack

Sebelumnya ada netizen yang merasa jijik melihat sarung tangan yang dikenakan untuk mengupas kulit talas. Memang terlihat sarung tangan yang aslinya berwarna putih ini berubah menjadi kehitaman dan penuh noda kotoran.

"Sarung tangannya item," sindir netizen.

Sebagai pemilik usaha keripik talas, tentu saja komentar seperti ini cukup membuat kesal. Sampai akhirnya dibuatkan video penjelasan mengapa sarung tangan yang digunakan terlihat hitam.

"Ini ya buat yang salfok sama sarung tangan kenapa kok hitam. Itu disebabkan oleh getah pada talas. Sebelum masuk proses penggorengan, umbi talas yang sudah dikupas dan dipotong, dicuci bersih pakai air mengalir yang langsung dari sumber air tempat produksi. Dan jangan khawatir, untuk produk kami sudah bersertifikat dari dinas kesehatan dan halal MUI jadi sudah dijamin kebersihannya," beber sang pemilik usaha.

Atas sindirian ini, ratusan netizen justru membela si pemilik bisnis keripik talas. Hal ini dianggap wajar dan sama sekali tidak menjijikkan.


"Anj*r ya jelas item kan talas di tanam di tanah bukan di air. dikata hidroponik kali ye," kata netizen.

"Coba itu yang komen buat sendiri deh, ntr tau sendiri kenapa sarung tangannya hitam," sahut netizen lain.

"Masa iya mau gnti sarung tngan terus.. yg penting udh bersih pas lu makan kgk sakit perut. ampun deh yg komen ni," pungkas netizen.

Ketika dikonfirmasi DetikFood (7/1) salah satu admin Talasan Snack mengaku sudah sering mendapatkan komentar miring jadi dianggap sebagai motivasi untuk maju. Terkadang bahkan dibalas dengan jawaban nyeleneh.

"Terkadang banyak yang belum tahu prosesnya jadi dibilang jorok. Ya dijawab aja, iya talasnya hitam belum pakai skincare," ujar salah satu admin.

Ia juga menjelaskan bisnis keripik talas aneka rasa ini terbilang baru karena dirintis saat awal pandemi. Prosesnya juga diakui tidak mudah.

Pengusaha Keripik Talas Ini Jawab Nyinyiran Netizen Soal Sarung Tangan HitamPengusaha Keripik Talas Ini Jawab Nyinyiran Netizen Soal Sarung Tangan Hitam Foto: TikTok @talasansnack

"Awal mulai bikin bisnis di awal pandemi itu nggak mudah, banyak banget yang harus dilalui. Bener2 jadi CEO (Chief Everything Ok) mulai dari cari bahan baku, motongin stiker buat kemasan supaya menarik. Pokoknya semua dikerjain sendiri," ujar admin usaha keripik talas yang berbasis di Sidoarjo ini.

Sang owner bahkan mengatakan kalau tidak ada order selama tiga bulan pertama saat awal menjalani bisnis. Namun karena berbekal semangat dan usaha untuk promosi, akhirnya semua membuahkan hasil.

Bisnis keripik talas dengan rasa original, balado, daun jeruk dan cokelat ini sukses dan dikenal banyak orang. Bahkan sampai saat ini sudah memiliki reseller di seluruh Indonesia.



Simak Video "Keripik Kaca Kini Jadi Tren, Begini Proses Pembuatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com