Babungkus, Tradisi Bungkus Makanan Masyarakat Manado

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 04 Jan 2022 07:00 WIB
Family taking food in self service restaurant in hotel. A lot of domestic colorful food is served. Family with two children. Foto: iStock
Jakarta -

Tradisi bungkus-bungkus makanan saat ada acara atau pesta, ternyata memiliki makna sendiri. Kebiasaan ini sudah menjadi budaya di Manado.

Membungkus makanan, atau membawa sisa makanan yang ada di pesta atau satu acara merupakan hal yang lumrah dan sudah biasa dilakukan banyak orang. Kebanyakan tradisi bungkus sisa makanan ini dilakukan oleh para tamu, yang dekat dengan pemilik acara atau merupakan saudara dari pemilik acara.

Tujuan bungkus makanan ini tentu saja untuk berbagi, dan menjadi oleh-oleh atau buah tangan bagi para tamu yang datang ke acara tersebut. Meski membungkus atau membawa pulang makanan di satu acara, sering dianggap sebagai hal yang memalukan atau terlihat rakus.

Baca Juga: Resign dari Kerja, Pria Ini Sukses Jualan Rice Bowl Khas Manado" selengkapnya

Tapi hal itu tidak terjadi di Manado, yang memiliki budaya babungkus ketika menggelar pesta atau acara.

Berikut beberapa fakta menarik seputar tradisi babungkus di Manado, yang lebih dari sekedar membawa pulang makanan sisa.


1. Tradisi Babungkus di Manado

Babungkus merupakan bahasa Manado yang memiliki artian membungkus. Membungkus di sini merujuk untuk membawa pulang makanan yang disediakan oleh tuan rumah, yang mengadakan acara atau pesta.

Meski tradisi ini kerap ditemukan di daerah lainnya, tapi di Manado, orang-orang membungkus makanan untuk dibawa ke rumah mereka bukan lah hal yang negatif.

Tapi babungkus ini lebih dilihat sebaga sebuah tradisi saling memberi bagi orang Manado. Bahkan hampir setiap tuan rumah selalu menyediakan plastik makanan hingga tempat makan, agar para tamu bisa membawa pulang maikanan di sana.

2. Banyak Makanan di Setiap Pesta


Dilansir dari Kompasiana (03/01), kebanyakan orang-orang yang melakukan tradisi babungkus ini merupakan tamu wanita. Jadi jangan heran jika melihat puluhan tamu ibu-ibu mengantre di meja prasmanan untuk membungkus makanan yang ada di sana.

Kebiasaan orang Manado memang selalu menyediakan makanan yang berlimpah dalam setiap acara atau pesta. Mulai dari hidangan khas Barat, hidangan Indonesia, sampai masakan khas Manado semuanya berjejer rapih. Kehadiran makanan yang berlimpah ini merupakan bentuk syukur kepada sang pencipta, karena kemakmuran yang diberikan.

Dibandingkan membuang makanan begitu saja, orang-orang Manado lebih senang jika semua sisa makanan yang ada di pesta, dibungkus pulang oleh para tamu hadirin yang berada di sana.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Bikin Laper: Kelembutan Salmon Tuturuga Khas Manado di Kilo Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com