Kisah 'Java Coffee' yang Kini Jadi Salah Satu Kopi Populer di Dunia

Devi Setya - detikFood Sabtu, 25 Sep 2021 06:00 WIB
biji kopi Foto: iStock

2. Larangan ekspor bibit kopi dari Arab

Pada tahun 1536, Ottoman mencoba melarang ekspor bibit kopi dari Arab. Namun, sangat banyak perusahaan yang juga ingin mendapatkan keuntungan lewat kopi.

Meskipun sudah dilarang tetapi tetap saja ada bibit kopi yang berhasil keluar dari Arab. Varietas kopi asal Arab ini kemudian dikenal dengan sebutan kopi Arabica atau arabika.

Cup of coffee with smoke and coffee beans in burlap sack on coffee tree backgroundKisah 'Java Coffee' yang Kini Jadi Salah Satu Kopi Populer di Dunia Foto: iStock

3. VOC membawa bibit kopi ke Indonesia

Pada tahun 1600-an, kekuatan Dutch East India Company atau VOC mendominasi ekonomi secara global. Perusahaan ini kemudian membangun markas di Indonesia untuk meraup keuntungan. VOC mengabaikan larangan yang ditetapkan oleh Ottoman dan menyelundupkan beberapa bibit kopi keluar dari Arabia.

Setelah mendapatkan bibit kopi tersebut, mereka pertama kali mencoba membuat perkebunan kopi di India. Upaya ini tidak berhasil karena kopi tumbuh paling baik di daerah tropis.

Pada tahun 1616, mereka membuat perkebunan kopi di Sri Lanka dan cukup berhasil, namun tidak maksimal karena keuntungan yang didapatkan sangat sedikit. Tahun 1696, VOC mengambil kendali politik dan ekonomi atas pulau Jawa, Indonesia.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Kenalan dengan Liberika, Jenis Kopi Langka dengan Rasa Unik"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com