Jangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman Diminum

Devi Setya - detikFood Senin, 13 Sep 2021 08:30 WIB
Jangan Khawatir, Lapisan Lilin Pada Teh Panas Aman Diminum Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk
Jakarta -

Saat menyeduh teh panas kerap terlihat lapisan lilin tipis pada bagian permukaan teh. Jangan khawatir, lapisan ini aman dikonsumsi.

Lapisan tipis mirip lilin ataupun minyak yang mengambang pada permukaan teh panas bukanlah bahan berbahaya. Lapisan ini terbentuk secara alami saat kandungan polifenol dalam teh tercampur dengan air panas.

Dilansir dari Independent (10/9) teh yang memiliki lapisan lilin di permukaannya bukan berarti berbahaya atau tidak layak minum. Lapisan ini terbentuk secara alami dan aman dikonsumsi karena tidak mengandung zat berbahaya dan tidak merubah rasa alami teh.

Jangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman DiminumJangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman Diminum Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

Para peneliti dari Institute of Food, Nutrition and Health di Zurich telah menemukan penyebab lapisan lilin tipis pada permukaan teh yang baru diseduh. Dari penelitian ini juga disebutkan cara untuk mencegah hadirnya lapisan ini.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluid, para ahli mengungkapkan bahwa lapisan ini tidak berbahaya dan terbentuk ketika senyawa dalam daun teh bereaksi terhadap kalsium karbonat yang berasal dari air mineral.

"Lapisan lilin tipis pada permukaan teh yang berbentuk rapuh dan tampak sekilas berwarna-warni ini mirip es yang membeku pada permukaan air. Lapisan ini akan retak dan pecah saat tersentuh sendok atau ketika teh diaduk," kata salah seorang peneliti.

Lewat penelitian ini dibuktikan bahwa lapisan lilin pada teh ini tidak berbahaya namun bisa dihindari jika peminum teh merasa terganggu dengan lapisan ini.

"Siapa pun dapat menghasilkan secangkir teh hanya dengan air dan daun teh, tetapi lapisan lilin itu mungkin tampak terbentuk secara acak di mata peminum teh sehari-hari. Namun setelah diteliti, lapisan ini dapat dikontrol," lanjutnya.

Para ilmuwan menemukan bahwa air yang mengandung kadar mineral lebih tinggi seperti kalsium dan magnesium cenderung menghasilkan lapisan lilin yang lebih tebal. Sementara untuk air yang memiliki kadar mineral lebih rendah akan menghasilkan sedikit atau tidak sama sekali lapisan lilin ini. Oleh karena itu, lapisan ini dianggap wajar, tergantung air yang digunakan untuk menyeduh teh.

Bukan hanya kualitas air saja, lapisan lilin ini juga dipengaruhi oleh bahan campuran pada teh. Misalnya menambahkan air lemon pada teh akan membuat lapisan lilin ini menjadi lebih tipis. Asam sitrat dalam lemon bereaksi dengan ion kalsium yang menyebabkan lapisan lilin menipis. Demikian juga ketika menambahkan gula.

Jangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman DiminumJangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman Diminum Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

Sementara ketika menambahkan susu maka lapisan lilin ini justru akan tebal. Bahkan ketika susu yang ditambahkan dalam porsi sedikit.

Studi tersebut mencatat bahwa lapisan lilin ini terbentuk setelah teh mulai diseduh, namun seringkali juga terlihat setelah teh didiamkan 30 menit.

Untuk mencegah lapisan lilin ini, disarankan untuk minum teh segera setelah diseduh. Atau saring daun teh pada teh agar tidak muncul lapisan lilin ini. Meskipun tidak merubah rasa tetapi tampilan teh jadi tampak keruh dan kurang jernih.



Simak Video "Menilik Sejarah dan Cara Seduh Teh ala China"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com